Referensi atribut alat

Android Studio mendukung berbagai atribut XML dalam namespace tools yang mengaktifkan fitur waktu desain (seperti tata letak yang harus ditampilkan dalam fragmen) atau perilaku waktu kompilasi (seperti mode penyingkatan yang harus digunakan pada resource XML Anda). Saat Anda membuat aplikasi, alat build menghapus atribut ini sehingga tidak berdampak pada ukuran APK atau perilaku runtime Anda.

Untuk menggunakan atribut ini, tambahkan namespace tools ke elemen root setiap file XML tempat Anda ingin menggunakannya, seperti ditunjukkan di sini:

<RootTag xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" >

Atribut penanganan error

Atribut berikut membantu menyembunyikan pesan peringatan lint.

tools:ignore

Ditujukan untuk: Semua elemen

Digunakan oleh: Lint

Atribut ini menerima daftar yang dipisahkan koma untuk ID masalah lint yang Anda inginkan untuk diabaikan oleh alat pada elemen ini atau turunannya.

Misalnya, Anda dapat meminta alat agar mengabaikan error MissingTranslation:

<string name="show_all_apps" tools:ignore="MissingTranslation">All</string>

tools:targetApi

Ditujukan untuk: Semua elemen

Digunakan oleh: Lint

Atribut ini memiliki fungsi yang sama dengan anotasi @TargetApi dalam kode Java: atribut ini memungkinkan Anda menentukan API level (sebagai integer atau nama kode) yang mendukung elemen ini.

Atribut ini memberi tahu alat bahwa Anda yakin elemen ini (dan setiap turunannya) hanya akan digunakan pada API level yang ditentukan atau yang lebih tinggi. Atribut ini mencegah lint mengirimkan peringatan kepada Anda jika elemen tersebut atau atributnya tidak tersedia pada API level yang Anda tentukan sebagai minSdkVersion Anda.

Misalnya, Anda dapat menggunakan atribut ini karena GridLayout hanya tersedia pada API level 14 dan yang lebih baru, tetapi Anda tahu bahwa tata letak ini tidak digunakan pada versi yang lebih lama:

<GridLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    tools:targetApi="14" >

Namun, sebaiknya Anda menggunakan GridLayout dari library dukungan.

tools:locale

Ditujukan untuk: <resources>

Digunakan oleh: Lint, editor Android Studio

Atribut ini memberi tahu alat tentang bahasa/lokal default untuk resource dalam elemen <resources> yang ditentukan (jika tidak, alat akan menganggap default-nya adalah bahasa Inggris) untuk menghindari peringatan dari pemeriksa ejaan. Nilainya harus merupakan penentu lokal yang valid.

Misalnya, Anda dapat menambahkan atribut ini ke file values/strings.xml (nilai string default) untuk menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan untuk string default adalah bahasa Spanyol, bukan bahasa Inggris:

<resources xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    tools:locale="es">

Atribut tampilan waktu desain

Atribut berikut menentukan karakteristik tata letak yang hanya terlihat di pratinjau tata letak Android Studio.

tools: bukan android:

Ditujukan untuk: <View>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Anda dapat menyisipkan data sampel ke pratinjau tata letak dengan menggunakan prefiks tools:, bukan android:, dengan atribut <View> mana pun dari framework Android. Ini berguna saat nilai atribut tidak diisikan hingga runtime, tetapi Anda ingin melihat pengaruhnya terlebih dahulu, di pratinjau tata letak.

Misalnya, jika nilai atribut android:text ditetapkan saat runtime, atau Anda ingin melihat tata letak dengan nilai yang berbeda dengan nilai default, Anda dapat menambahkan tools:text untuk menentukan teks khusus untuk pratinjau tata letak.

Gambar 1. Atribut tools:text menetapkan "Google Voice" sebagai nilai untuk pratinjau tata letak

Anda dapat menambahkan atribut namespace android: (yang digunakan saat runtime) dan atribut tools: yang cocok (yang mengganti atribut runtime di pratinjau tata letak saja).

Anda juga dapat menggunakan atribut tools: untuk membatalkan setelan suatu atribut hanya untuk pratinjau tata letak. Misalnya, jika Anda memiliki FrameLayout dengan beberapa turunan, tetapi Anda hanya ingin melihat satu turunan di pratinjau tata letak, Anda dapat menyetel salah satunya agar tidak terlihat di pratinjau tata letak, seperti ditunjukkan di sini:

<Button
    android:id="@+id/button"
    android:layout_width="wrap_content"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:text="First" />

<Button
    android:id="@+id/button2"
    android:layout_width="wrap_content"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:text="Second"
    tools:visibility="invisible"  />

Saat menggunakan Layout Editor di tampilan desain, jendela Properties juga memungkinkan Anda mengedit beberapa atribut tampilan waktu desain. Setiap atribut waktu desain ditunjukkan dengan ikon kunci pas di samping nama atribut untuk membedakannya dari atribut sebenarnya dengan nama yang sama.

tools:context

Ditujukan untuk: Semua root <View>

Digunakan oleh: Lint, Layout Editor Android Studio

Atribut ini mendeklarasikan aktivitas yang secara default dikaitkan dengan tata letak ini. Atribut ini mengaktifkan fitur pada editor atau pratinjau tata letak yang memerlukan pengetahuan tentang aktivitas, seperti tema tata letak yang harus ada dalam pratinjau dan tempat pengendali onClick harus disisipkan saat Anda membuatnya dari quickfix (gambar 2).

Gambar 2. Quickfix untuk atribut onClick hanya berfungsi jika Anda telah menetapkan tools:context

Anda dapat menentukan nama class aktivitas menggunakan prefiks titik yang sama seperti dalam file manifes (dengan mengecualikan nama paket lengkap). Contoh:

<android.support.constraint.ConstraintLayout
    xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    tools:context=".MainActivity" >

Tips: Anda juga dapat memilih tema untuk pratinjau tata letak dari toolbar Layout Editor.

tools:itemCount

Ditujukan untuk: <RecyclerView>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Untuk RecyclerView tertentu, atribut ini menentukan jumlah item yang harus dirender Layout Editor di jendela Preview.

Contoh:

<android.support.v7.widget.RecyclerView
    android:id="@+id/recyclerView"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    tools:itemCount="3"/>

tools:layout

Ditujukan untuk: <fragment>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini mendeklarasikan tata letak yang Anda inginkan untuk digambar oleh pratinjau tata letak di dalam fragmen (karena pratinjau tata letak tidak dapat mengeksekusi kode aktivitas yang biasanya menerapkan tata letak).

Contoh:

<fragment android:name="com.example.main.ItemListFragment"
    tools:layout="@layout/list_content" />

tools:listitem / tools:listheader / tools:listfooter

Ditujukan untuk: <AdapterView> (dan subclass seperti <ListView>)

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini menentukan tata letak yang akan ditampilkan di pratinjau tata letak untuk item, header, dan footer dari sebuah daftar. Setiap kolom data dalam tata letak diisi dengan konten numerik seperti "Item 1" sehingga item daftar tidak repetitif.

Contoh:

<ListView xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@android:id/list"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    tools:listitem="@layout/sample_list_item"
    tools:listheader="@layout/sample_list_header"
    tools:listfooter="@layout/sample_list_footer" />

tools:showIn

Ditujukan untuk: Semua <View> root pada tata letak yang direferensikan oleh <include>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini memungkinkan Anda menunjuk ke tata letak yang menggunakan tata letak ini sebagai include, sehingga Anda dapat melihat pratinjau (dan mengedit) file ini saat ditampilkan tersemat dalam tata letak induknya.

Contoh:

<TextView xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:text="@string/hello_world"
    android:layout_width="wrap_content"
    android:layout_height="wrap_content"
    tools:showIn="@layout/activity_main" />

Sekarang pratinjau tata letak menampilkan tata letak TextView ini saat muncul di dalam tata letak activity_main.

tools:menu

Ditujukan untuk: Semua root <View>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini menentukan menu yang perlu ditampilkan oleh pratinjau tata letak di panel aplikasi. Nilainya dapat berupa satu atau beberapa ID menu, yang dipisahkan koma (tanpa @menu/ atau prefiks ID apa pun dan tanpa ekstensi .xml). Contoh:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:orientation="vertical"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    tools:menu="menu1,menu2" />

tools:minValue / tools:maxValue

Ditujukan untuk: <NumberPicker>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini menetapkan nilai minimum dan maksimum untuk tampilan NumberPicker.

Contoh:

<NumberPicker xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/numberPicker"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="wrap_content"
    tools:minValue="0"
    tools:maxValue="10" />

tools:openDrawer

Ditujukan untuk: <DrawerLayout>

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini memungkinkan Anda membuka DrawerLayout pada panel Preview di Layout Editor. Anda juga dapat mengubah cara Layout Editor merender tata letak dengan meneruskan salah satu nilai berikut:

KonstantaNilaiDeskripsi
end800005Mengirim objek ke akhir penampungnya, tidak mengubah ukurannya.
left3Mengirim objek ke kiri container-nya, tidak mengubah ukurannya.
right5Mengirim objek ke kanan container-nya, tidak mengubah ukurannya.
start800003Mengirim objek ke awal container-nya, tidak mengubah ukurannya.

Contoh:

<android.support.v4.widget.DrawerLayout
    xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/drawer_layout"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    tools:openDrawer="start" />

Resource "@tools:sample/*"

Ditujukan untuk: Semua tampilan yang mendukung teks UI atau gambar.

Digunakan oleh: Layout Editor Android Studio

Atribut ini memungkinkan Anda memasukkan data placeholder atau gambar ke dalam tampilan. Misalnya, jika Anda ingin menguji perilaku tata letak Anda terhadap teks, tetapi Anda belum memiliki teks UI final untuk aplikasi, Anda dapat menggunakan teks placeholder seperti berikut:

<TextView xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="wrap_content"
    android:layout_height="wrap_content"
    tools:text="@tools:sample/lorem" />

Tabel berikut mendeskripsikan jenis data placeholder yang dapat Anda masukkan ke dalam tata letak.

Nilai atributDeskripsi data placeholder
@tools:sample/full_names Nama lengkap yang dihasilkan secara acak dari kombinasi @tools:sample/first_names dan @tools:sample/last_names.
@tools:sample/first_names Nama depan umum.
@tools:sample/last_names Nama belakang umum.
@tools:sample/cities Nama-nama kota dari seluruh dunia.
@tools:sample/us_zipcodes Kode pos Amerika Serikat yang dihasilkan secara acak.
@tools:sample/us_phones Nomor telepon yang dihasilkan secara acak dengan format berikut: (800) 555-xxxx.
@tools:sample/lorem Teks placeholder yang diperoleh dari bahasa Latin.
@tools:sample/date/day_of_week Data dan waktu acak untuk format yang ditentukan.
@tools:sample/date/ddmmyy
@tools:sample/date/mmddyy
@tools:sample/date/hhmm
@tools:sample/date/hhmmss
@tools:sample/avatars Vektor yang dapat digambar yang bisa Anda gunakan sebagai avatar profil.
@tools:sample/backgrounds/scenic Gambar yang dapat digunakan sebagai latar belakang.

Atribut penyingkatan resource

Atribut berikut memungkinkan Anda mengaktifkan pemeriksaan referensi yang ketat dan mendeklarasikan apakah akan mempertahankan atau menghapus resource tertentu saat menggunakan penyingkatan resource.

Untuk mengaktifkan penyingkatan resource, tetapkan properti shrinkResources ke true dalam file build.gradle (beserta minifyEnabled untuk penyingkatan kode). Contoh:

Groovy

android {
    ...
    buildTypes {
        release {
            shrinkResources true
            minifyEnabled true
            proguardFiles getDefaultProguardFile('proguard-android.txt'),
                    'proguard-rules.pro'
        }
    }
}

Kotlin

android {
    ...
    buildTypes {
        getByName("release") {
            shrinkResources = true
            minifyEnabled = true
            proguardFiles(
                getDefaultProguardFile("proguard-android.txt"),
                "proguard-rules.pro"
            )
        }
    }
}

tools:shrinkMode

Ditujukan untuk: <resources>

Digunakan oleh: Alat build dengan penyingkatan resource

Atribut ini memungkinkan Anda menentukan apakah alat build harus menggunakan "mode aman" (menjalankan dengan aman dan mempertahankan semua resource yang dikutip secara eksplisit, dan yang mungkin direferensikan secara dinamis dengan panggilan ke Resources.getIdentifier()) atau "mode ketat" (hanya mempertahankan resource yang secara eksplisit dikutip dalam kode atau resource lainnya).

Defaultnya adalah menggunakan mode aman (shrinkMode="safe"). Untuk menggunakan mode ketat, tambahkan shrinkMode="strict" ke tag <resources> seperti ditunjukkan di sini:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<resources xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    tools:shrinkMode="strict" />

Jika mengaktifkan mode ketat, Anda mungkin perlu menggunakan tools:keep untuk mempertahankan resource yang telah dihapus, tetapi sebenarnya Anda inginkan, dan menggunakan tools:discard untuk menghapus lebih banyak lagi resource secara eksplisit.

Untuk informasi selengkapnya, lihat Menyingkat resource.

tools:keep

Ditujukan untuk: <resources>

Digunakan oleh: Alat build dengan penyingkatan resource

Saat menggunakan penyingkatan resource untuk menghapus resource yang tidak terpakai, atribut ini memungkinkan Anda menentukan resource yang perlu dipertahankan (biasanya karena resource tersebut direferensikan secara tidak langsung saat runtime, seperti dengan meneruskan nama resource yang dihasilkan secara dinamis ke Resources.getIdentifier()).

Untuk menggunakan, buat file XML di direktori resource (misalnya di res/raw/keep.xml) dengan tag <resources>, dan tentukan setiap resource yang perlu dipertahankan dalam atribut tools:keep sebagai daftar yang dipisahkan koma. Anda dapat menggunakan tanda bintang sebagai karakter pengganti. Contoh:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<resources xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    tools:keep="@layout/used_1,@layout/used_2,@layout/*_3" />

Untuk informasi selengkapnya, lihat Menyingkat resource.

tools:discard

Ditujukan untuk: <resources>

Digunakan oleh: Alat build dengan penyingkatan resource

Saat menggunakan penyingkatan resource untuk menghilangkan resource yang tidak terpakai, atribut ini memungkinkan Anda menentukan resource yang ingin dihapus secara manual (biasanya karena resource tersebut sebenarnya direferensikan, tetapi dengan cara yang tidak memengaruhi aplikasi Anda, atau karena plugin Gradle salah menyimpulkan bahwa resource tersebut direferensikan).

Untuk menggunakan, buat file XML di direktori resource (misalnya, di res/raw/keep.xml) dengan tag <resources>, dan tentukan setiap resource yang perlu dipertahankan dalam atribut tools:discard sebagai daftar yang dipisahkan koma. Anda dapat menggunakan tanda bintang sebagai karakter pengganti. Contoh:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<resources xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    tools:discard="@layout/unused_1" />

Untuk informasi selengkapnya, lihat Menyingkat resource.