Save the date! Android Dev Summit is coming to Sunnyvale, CA on Oct 23-24, 2019.

Tambahkan kode dari template

Android Studio menyediakan template kode yang mengikuti praktik terbaik pengembangan dan desain Android agar Anda berada di jalan yang benar saat membuat berbagai aplikasi fungsional yang indah. Anda bisa menggunakan template untuk membuat modul aplikasi baru, aktivitas individual, atau komponen project Android spesifik lainnya.

Sebagian template menyediakan kode starter untuk konteks penggunaan umum, misalnya panel navigasi atau layar masuk. Anda bisa memilih dari modul aplikasi dan template aktivitas ini saat pertama membuat project, bila Anda menambahkan modul aplikasi baru dalam project yang ada, atau bila Anda menambahkan aktivitas baru dalam modul aplikasi.

Sebagai tambahan untuk aktivitas, Anda juga bisa menambahkan komponen project Android lainnya pada aplikasi yang ada dengan menggunakan template. Semua template ini menyertakan komponen kode, seperti layanan dan fragmen, dan komponen non-kode, seperti folder dan file XML.

Halaman ini membahas cara menambahkan komponen project Android seperti aktivitas ke project Anda dan menjelaskan template aktivitas yang umum digunakan yang tersedia di Android Studio. Perhatikan, sebagian besar template bergantung pada Android Support Library untuk menyertakan prinsip-prinsip antarmuka pengguna berdasarkan desain material.

Menambahkan komponen project

Gambar 1. Menu template, dapat diakses melalui menu File > New atau dengan mengklik-kanan di jendela Project.

Daftar template yang disediakan di Android Studio terus bertambah. Android Studio mengelompokkan template menurut tipe komponen yang ditambahkannya, misalnya Activity atau file XML, seperti yang ditampilkan dalam gambar 1.

Untuk menambahkan komponen project Android menggunakan template, gunakan jendela Project . Klik-kanan pada folder yang ingin Anda tambahkan komponen baru, dan pilih New. Berdasarkan komponen apa yang bisa ditambahkan ke folder yang Anda klik, Anda nanti akan melihat daftar tipe template seperti folder yang ditambahkan dalam gambar 1.

Saat memilih template yang ingin Anda tambahkan, jendela wizard yang bersangkutan akan muncul dan menanyakan informasi konfigurasi komponen, misal, namanya. Setelah Anda memasukkan informasi konfigurasi, Android Studio akan membuat dan membuka file untuk komponen baru. Build Gradle juga akan dijalankan untuk menyinkronkan project Anda.

Walaupun Anda juga bisa menggunakan menu File > New Android Studio untuk membuat komponen project Android baru, masuk ke folder yang Anda inginkan di jendela Project akan memastikan Anda membuat komponen pada tempat yang tepat.

Memilih template aktivitas

Salah satu dari penggunaan template paling umum adalah menambahkan aktivitas baru ke modul aplikasi yang ada. Misalnya, untuk membuat layar masuk bagi pengguna aplikasi Anda, tambahkan aktivitas dengan template Login Activity.

Bagian ini membahas template aktivitas yang umum digunakan untuk aplikasi ponsel dan tablet. Android Studio juga menyediakan template untuk aneka macam tipe modul aplikasi, termasuk Wear OS, Android TV, dan Cloud App Engine. Anda bisa menampilkan template untuk beragam tipe modul ini saat membuat modul aplikasi. Template juga ada untuk aktivitas dan modul API yang lebih spesifik, misalnya Google AdMobs Ads dan Google Maps.

Template ponsel dan tablet berikut ini akan memberi Anda komponen kode untuk konteks penggunaan yang spesifik, misalnya masuk ke akun, menampilkan daftar item bersama detailnya, atau scroll blok teks yang panjang. Masing-masing bisa berfungsi sebagai modul aplikasi lengkap atau aktivitas individual.

Basic Activity

Template ini membuat aplikasi sederhana dengan bilah aplikasi dan tombol aksi mengambang. Ini berfungsi sebagai titik mulai bagi project Anda dengan menyediakan komponen UI yang biasa digunakan.

Template ini menyertakan:

Bottom Navigation Activity

Template ini menyediakan menu navigasi bawah standar untuk aktivitas agar memudahkan pengguna mempelajari dan beralih di antara tampilan tingkat atas dengan sekali tap. Gunakan template ini bila aplikasi Anda memiliki tiga hingga lima destinasi tingkat atas. Untuk informasi selengkapnya, lihat panduan desain Komponen Navigasi Bawah.

Template ini menyertakan:

  • AppBar
  • Satu file layout dengan layout contoh untuk navigasi bawah

Empty Activity

Template ini membuat aktivitas kosong dan satu file layout dengan isi teks contoh. Template ini memungkinkan Anda memulai dari nol saat mem-build aktivitas atau modul aplikasi.

Template ini menyertakan:

  • Satu file layout dengan isi teks

Fullscreen Activity

Template ini membuat aplikasi yang berganti-ganti antara tampilan layar penuh utama dan tampilan berisi kontrol antarmuka pengguna (UI) standar. Tampilan layar penuh adalah default dan pengguna bisa mengaktifkan tampilan standar dengan menyentuh layar perangkat.

Template ini menyertakan:

  • Implementasi listener sentuhan untuk menyembunyikan elemen tampilan standar
  • Tombol yang muncul di tampilan standar tetapi tidak melakukan apa-apa
  • AppBar untuk tampilan standar
  • Satu file layout dengan tampilan layar penuh dan layout bingkai untuk elemen tampilan standar

Login Activity

Template ini membuat layar masuk standar. Antarmuka pengguna menyertakan kolom email dan sandi serta tombol login. Ini lebih umum digunakan sebagai template aktivitas daripada sebagai template modul aplikasi.

Template ini menyertakan:

  • Implementasi AsyncTask untuk menangani operasi jaringan secara terpisah dari thread antarmuka pengguna utama
  • Indikator progres selama operasi jaringan
  • Satu file layout dengan UI masuk yang disarankan:
    • Kolom masukan email dan sandi
    • Tombol login

Master/Detail Flow

Template ini membuat aplikasi yang memiliki tampilan daftar item dan tampilan untuk detail setiap item. Mengklik item pada layar daftar akan membuka layar berisi detail item. Layout kedua tampilan bergantung pada perangkat yang menjalankan aplikasi tersebut.

Template ini menyertakan:

Template ini membuat Basic Activity dengan menu panel navigasi. Menu navigasi diluaskan dari sisi kiri atau kanan aplikasi Anda dan muncul sebagai tambahan untuk bilah aplikasi biasa.

Template ini menyertakan:

  • Implementasi panel navigasi dengan DrawerLayout, sesuai penangan kejadian, dan opsi menu contoh
  • AppBar
  • FloatingActionButton
  • File layout untuk panel navigasi dan header panel navigasi, sebagai tambahan untuk yang berasal dari template Basic Activity

Scrolling Activity

Template ini membuat aplikasi berisi toolbar yang dapat disembunyikan dan tampilan scroll untuk isi teks yang panjang. Saat scroll ke bawah halaman, toolbar, yang bisa berfungsi sebagai header, secara otomatis akan dipadatkan, dan tombol aksi mengambang akan menghilang.

Template ini menyertakan:

Settings Activity

Template ini membuat aktivitas yang menampilkan setelan atau preferensi pengguna untuk aplikasi. Template ini memperluas class PreferenceActivity dan lebih umum digunakan sebagai template aktivitas daripada sebagai template modul aplikasi.

Template ini menyertakan:

  • Aktivitas yang memperluas PreferenceActivity
  • File XML (dalam direktori res/xml/ project Anda) untuk mendefinisikan setelan yang ditampilkan

Tabbed Activity

Template ini membuat aplikasi dengan beberapa bagian, navigasi geser, dan bilah aplikasi. Bagian-bagian didefinisikan sebagai fragmen yang di antaranya Anda bisa menggeser jari ke kiri dan ke kanan untuk menuju.

Template ini menyertakan:

  • AppBar
  • Adaptor yang memperluas FragmentPagerAdapter dan membuat fragmen untuk setiap bagian
  • Instance ViewPager, pengelola layout untuk bergeser di antara bagian-bagian
  • Dua file layout: satu untuk aktivitas dan satu untuk masing-masing fragmen