Update dalam aplikasi

Jika pengguna Anda membuat aplikasi selalu baru pada perangkatnya, mereka dapat mencoba fitur baru, serta memanfaatkan peningkatan performa dan perbaikan bug. Meskipun beberapa pengguna mengaktifkan update latar belakang jika perangkat terhubung ke koneksi tidak berbayar, pengguna lain mungkin perlu diingatkan untuk menginstal update. Update dalam aplikasi adalah fitur library Play Core yang meminta pengguna aktif untuk mengupdate aplikasi Anda.

Fitur update dalam aplikasi didukung pada perangkat yang menjalankan Android 5.0 (API level 21) atau yang lebih tinggi, dan mengharuskan aplikasi Anda untuk menggunakan library Play Core versi 1.5.0 atau yang lebih tinggi. Selain itu, update dalam aplikasi hanya didukung untuk perangkat seluler Android, tablet Android, dan perangkat Chrome OS.

Alur update

Aplikasi Anda dapat menggunakan library Play Core guna mendukung alur UX berikut untuk update dalam aplikasi:

Update fleksibel

Update fleksibel menyediakan download dan penginstalan di background dengan pemantauan status yang rapi. Alur UX ini cocok ketika pengguna diizinkan untuk menggunakan aplikasi saat mendownload update. Misalnya, Anda mungkin ingin mendorong pengguna untuk mencoba fitur baru yang tidak penting untuk fungsi inti aplikasi Anda.

Gambar 1. Contoh alur update fleksibel.

Update langsung

Update langsung adalah alur UX layar penuh yang mengharuskan pengguna mengupdate dan memulai ulang aplikasi untuk terus menggunakannya. Alur UX ini sangat tepat untuk kasus saat update sangat penting bagi fungsi inti aplikasi Anda. Setelah pengguna menyetujui update langsung, Google Play menangani penginstalan update dan memulai ulang aplikasi.

Gambar 2. Contoh alur update langsung.

Mendukung update dalam aplikasi di aplikasi Anda

Pelajari cara mendukung update dalam aplikasi di aplikasi Anda, bergantung pada lingkungan pengembangan Anda: