Skip to content

Most visited

Recently visited

navigation

Menambahkan Kode dari Template

Android Studio menyediakan template kode yang mengikuti praktik terbaik development dan desain Android agar Anda berada di jalan yang benar saat membuat berbagai aplikasi fungsional yang indah. Anda bisa menggunakan template untuk membuat modul aplikasi baru, aktivitas individual, atau komponen proyek Android spesifik lainnya.

Sebagian template menyediakan kode starter untuk konteks penggunaan umum, misalnya panel samping navigasi atau layar proses masuk. Anda bisa memilih dari modul aplikasi dan template aktivitas ini saat pertama membuat proyek, bila Anda menambahkan modul aplikasi baru dalam proyek yang ada, atau bila Anda menambahkan aktivitas baru dalam modul aplikasi.

Sebagai tambahan untuk aktivitas, Anda juga bisa menambahkan komponen proyek Android lainnya pada aplikasi yang ada dengan menggunakan template. Template ini menyertakan komponen kode, seperti layanan dan fragmen, dan komponen non-kode, seperti folder dan file XML.

Laman ini membahas cara menambahkan komponen proyek Android seperti aktivitas ke proyek Anda dan menjelaskan template aktivitas yang umum digunakan yang tersedia di Android Studio. Perhatikan, sebagian besar template bergantung pada Pustaka Dukungan Android untuk menyertakan prinsip-prinsip antarmuka pengguna berdasarkan desain material.

Menambahkan komponen proyek

Gambar 1. Menu template, dapat diakses melalui menu File > New atau dengan mengeklik kanan di jendela Project.

Daftar template yang disediakan di Android Studio terus tumbuh. Android Studio mengelompokkan template menurut tipe komponen yang ditambahkannya, misalnya Activity atau file XML, seperti yang ditampilkan dalam gambar 1.

Untuk menambahkan komponen proyek Android menggunakan template, gunakan jendela Project . Klik kanan pada folder yang ingin Anda tambahkan komponen baru, dan pilih New. Berdasarkan komponen apa yang bisa ditambahkan ke folder yang Anda klik, Anda nanti akan melihat daftar tipe template seperti folder yang ditambahkan dalam gambar 1.

Saat memilih template yang ingin Anda tambahkan, jendela wizard yang bersangkutan akan muncul dan menanyakan informasi konfigurasi komponen, misalnya, namanya. Setelah Anda memasukkan informasi konfigurasi, Android Studio akan membuat dan membuka file untuk komponen baru. Pembangunan Gradle juga akan dijalankan untuk menyinkronkan proyek Anda.

Walaupun Anda juga bisa menggunakan menu File > New Android Studio untuk membuat komponen proyek Android baru, dengan navigasi ke folder yang diinginkan di jendela Project akan memastikan Anda membuat komponen pada tempat yang tepat.

Memilih template aktivitas

Salah satu dari penggunaan template paling umum adalah menambahkan aktivitas baru ke modul aplikasi yang ada. Misalnya, untuk membuat layar proses masuk bagi pengguna aplikasi Anda, tambahkan aktivitas dengan template Login Activity.

Bagian ini membahas template aktivitas yang umum digunakan untuk aplikasi ponsel dan tablet. Android Studio juga menyediakan template untuk aneka macam tipe modul aplikasi, termasuk Android Wear, Android TV, dan Cloud App Engine. Anda bisa menampilkan template untuk beragam tipe modul ini saat membuat modul aplikasi. Template juga ada untuk aktivitas dan modul API yang spesifik, misalnya Google AdMobs Ads dan Google Maps.

Template ponsel dan tablet berikut ini akan memberi Anda komponen kode untuk konteks penggunaan yang spesifik, misalnya proses masuk ke akun, menampilkan daftar item bersama detailnya, atau menggulir blok teks yang panjang. Masing-masing bisa berfungsi sebagai modul aplikasi lengkap atau aktivitas individual.

Basic Activity

Template ini membuat aplikasi sederhana dengan bilah aplikasi dan tombol aksi mengambang. Berfungsi sebagai titik awal bagi proyek Anda dengan menyediakan komponen UI yang biasa digunakan.

Template ini menyertakan:

Empty Activity

Template ini membuat aktivitas kosong dan satu file layout dengan materi teks contoh. Template ini memungkinkan Anda memulai dari nol saat membangun aktivitas atau modul aplikasi.

Template ini menyertakan:

  • Satu file layout dengan materi teks

Fullscreen Activity

Template ini membuat aplikasi yang berganti-ganti antara tampilan layar penuh utama dan tampilan berisi kontrol antarmuka pengguna (UI) standar. Tampilan layar penuh adalah default dan pengguna bisa mengaktifkan tampilan standar dengan menyentuh layar perangkat.

Template ini menyertakan:

  • Implementasi listener sentuhan untuk menyembunyikan elemen tampilan standar
  • Tombol muncul di tampilan standar namun tidak melakukan apa-apa
  • AppBar untuk tampilan standar
  • Satu file layout dengan tampilan layar penuh dan layout bingkai untuk elemen tampilan standar

Login Activity

Template ini membuat layar proses masuk standar. Antarmuka pengguna menyertakan bidang-bidang email dan sandi serta tombol proses masuk. Ini lebih umum digunakan sebagai template aktivitas daripada sebagai template modul aplikasi.

Template ini menyertakan:

  • Implementasi AsyncTask untuk menangani operasi jaringan secara terpisah dari thread antarmuka pengguna utama
  • Indikator kemajuan selama operasi jaringan
  • Satu file layout dengan UI proses masuk yang disarankan:
    • Bidang-bidang masukan email dan sandi
    • Tombol proses masuk

Master/Detail Flow

Template ini membuat aplikasi yang memiliki tampilan daftar item dan tampilan untuk detail setiap item. Mengeklik item pada layar daftar akan membuka layar berisi detail item. Layout kedua tampilan bergantung pada perangkat yang menjalankan aplikasi tersebut.

Template ini menyertakan:

Template ini membuat Basic Activity dengan menu panel samping navigasi. Bilah navigasi diperluas dari sisi kiri atau kanan pada aplikasi Anda dan muncul sebagai tambahan untuk bilah aplikasi biasa.

Template ini menyertakan:

  • Implementasi panel samping navigasi dengan DrawerLayout, sesuai penangan kejadian, dan opsi menu contoh
  • AppBar
  • FloatingActionButton
  • File layout untuk panel samping navigasi dan header panel samping navigasi, sebagai tambahan untuk yang berasal dari template Basic Activity

Scrolling Activity

Template ini membuat aplikasi berisi bilah alat yang dapat disembunyikan dan tampilan bergulir untuk materi teks yang panjang. Saat Anda menggulir ke bawah laman, bilah alat, yang bisa berfungsi sebagai header, secara otomatis akan dipadatkan, dan tombol aksi mengambang akan menghilang.

Template ini menyertakan:

Settings Activity

Template ini membuat aktivitas yang menampilkan setelan atau preferensi pengguna untuk aplikasi. Ini memperluas kelas PreferenceActivity dan lebih umum digunakan sebagai template aktivitas daripada sebagai template modul aplikasi.

Template ini menyertakan:

  • Aktivitas ini memperluas PreferenceActivity
  • File XML (dalam direktori res/xml/ proyek Anda) untuk mendefinisikan setelan yang ditampilkan

Tabbed Activity

Template ini membuat aplikasi dengan beberapa bagian, navigasi geser, dan bilah aplikasi. Bagian-bagian didefinisikan sebagai fragmen yang di antaranya Anda bisa menggesek jari ke kiri dan ke kanan untuk navigasi.

Template ini menyertakan:

  • AppBar
  • Adaptor yang memperluas FragmentPagerAdapter dan membuat fragmen untuk setiap bagian
  • Instance ViewPager, pengelola layout untuk bergeser di antara bagian-bagian
  • Dua file layout: satu untuk aktivitas dan satu untuk masing-masing fragmen
This site uses cookies to store your preferences for site-specific language and display options.

Get the latest Android developer news and tips that will help you find success on Google Play.

* Required Fields

Hooray!

Follow Google Developers on WeChat

Browse this site in ?

You requested a page in , but your language preference for this site is .

Would you like to change your language preference and browse this site in ? If you want to change your language preference later, use the language menu at the bottom of each page.

This class requires API level or higher

This doc is hidden because your selected API level for the documentation is . You can change the documentation API level with the selector above the left navigation.

For more information about specifying the API level your app requires, read Supporting Different Platform Versions.

Take a short survey?
Help us improve the Android developer experience.
(Sep 2017 survey)