Skip to content

Most visited

Recently visited

navigation

Menetapkan Versi Aplikasi Anda

Tampilan Cepat

  • Aplikasi Anda harus diberi versi
  • Menyetel versi di file pembangunan Gradle
  • Cara menetapkan versi aplikasi Anda akan memengaruhi cara pengguna meningkatkan versi
  • Tentukan strategi penetapan versi di awal proses development, termasuk pertimbangan rilis mendatang.

Dalam dokumen ini

  1. Menyetel Informasi Versi Aplikasi
  2. Menetapkan Persyaratan API Level

Lihat juga

  1. Mempersiapkan untuk Rilis
  2. Daftar Periksa Peluncuran untuk Google Play
  3. Mengonfigurasi Varian Pembangunan

Penetapan versi merupakan komponen penting dari peningkatan versi aplikasi dan strategi pemeliharaan Anda. Penetapan versi penting karena:

Sistem Android tidak menggunakan informasi versi aplikasi untuk memberlakukan batasan atas peningkatan versi, penurunan versi, atau kompatibilitas aplikasi pihak ketiga. Sebagai gantinya, Anda (developer) bertanggung jawab untuk memberlakukan batasan versi dalam aplikasi atau dengan memberi tahu pengguna mengenai batasan dan keterbatasan versi. Akan tetapi, sistem Android memberlakukan kompatibilitas versi sistem sebagaimana dinyatakan oleh setelan minSdkVersion dalam file pembangunan. Setelan ini memungkinkan aplikasi menetapkan Minimum System API yang kompatibel dengannya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Menetapkan Versi Minimum System API.

Menyetel Informasi Versi Aplikasi

Untuk mendefinisikan informasi versi aplikasi Anda, setel nilai untuk setelan versi dalam file pembangunan Gradle. Nilai-nilai ini kemudian digabungkan ke dalam file manifes aplikasi Anda selama proses pembangunan.

Catatan: Jika aplikasi Anda mendefinisikan versi aplikasi secara langsung dalam elemen <manifest>, nilai-nilai versi dalam file pembangunan Gradle akan menggantikan setelan dalam manifes. Selain itu, mendefinisikan setelan ini di file pembangunan Gradle memungkinkan Anda menetapkan nilai-nilai yang berbeda untuk versi yang berbeda bagi aplikasi Anda. Untuk mendapatkan fleksibilitas lebih besar dan untuk menghindari kemungkinan penimpaan saat manifes digabungkan, Anda harus membuang atribut ini dari elemen <manifest> dan mendefinisikan setelan versi dalam file pembangunan Gradle sebagai gantinya.

Tersedia dua setelan, dan Anda harus selalu mendefinisikan nilai-nilai kedua setelan:

Anda bisa mendefinisikan nilai default untuk setelan ini dengan menyertakannya dalam blok defaultConfig {}, yang disarangkan di dalam blok android {} file build.gradle modul Anda. Anda nanti bisa mengganti nilai-nilai default ini untuk versi aplikasi yang berbeda dengan mendefinisikan nilai terpisah untuk masing-masing tipe pembangunan atau ragam produk. File build.gradle berikut menampilkan setelan versionCode dan versionName dalam blok defaultConfig {}, serta blok productFlavors {}.

android {
  ...
  defaultConfig {
    ...
    versionCode 2
    versionName "1.1"
  }
  productFlavors {
    demo {
      ...
      versionName "1.1-demo"
    }
    full {
      ...
    }
  }
}

Dalam blok defaultConfig {} contoh ini, nilai versionCode menunjukkan bahwa APK saat ini berisi rilis kedua dari aplikasi, dan string versionName menetapkan bahwa nilai ini akan muncul pada pengguna sebagai versi 1.1. File build.gradle ini juga mendefinisikan dua ragam produk, "demo" dan "full". Karena ragam produk "demo" mendefinisikan versionName sebagai "1.1-demo", versi "demo" menggunakan versionName ini sebagai ganti nilai default. Blok ragam produk "full" tidak mendefinisikan versionName, sehingga ia menggunakan nilai default "1.1".

Kerangka kerja Android menyediakan API agar aplikasi bisa melakukan kueri pada sistem untuk mengetahui informasi versi aplikasi Anda. Untuk memperoleh informasi versi, gunakan metode getPackageInfo(java.lang.String, int) dari PackageManager.

Catatan: Bila Anda menggunakan Instant Run, Android Studio secara otomatis menyetel versionCode ke MAXINT dan versionName ke "INSTANTRUN".

Menetapkan Persyaratan API Level

Jika aplikasi Anda memerlukan versi minimum spesifik dari platform Android, Anda bisa menetapkan persyaratan versi itu sebagai setelan API level dalam file build.gradle aplikasi. Selama proses pembangunan, setelan ini akan digabungkan ke dalam file manifes aplikasi Anda. Penetapan persyaratan API level akan memastikan aplikasi Anda hanya bisa dipasang pada perangkat yang menjalankan versi platform Android yang kompatibel.

Catatan: Jika Anda menetapkan persyaratan API level secara langsung dalam file manifes aplikasi, setelan yang bersangkutan dalam file pembangunan akan menggantikan setelan dalam file manifes. Selain itu, mendefinisikan setelan ini di file pembangunan Gradle memungkinkan Anda menetapkan nilai-nilai yang berbeda untuk versi yang berbeda bagi aplikasi Anda. Untuk mendapatkan fleksibilitas lebih besar dan untuk menghindari kemungkinan penimpaan saat manifes digabungkan, Anda harus membuang atribut ini dari elemen <uses-sdk> dan mendefinisikan setelan API level dalam file pembangunan Gradle sebagai gantinya.

Ada dua setelan API level yang tersedia:

Untuk menetapkan persyaratan API level default dalam file build.gradle, tambahkan satu atau beberapa setelan di atas ke blok defaultConfig {}, yang disarangkan dalam blok android {}. Anda juga bisa mengganti nilai-nilai default ini untuk versi berbeda dari aplikasi dengan menambahkan setelan ke tipe pembangunan atau ragam produk. File build.gradle berikut menetapkan setelan default minSdkVersion dan targetSdkVersion dalam blok defaultConfig {} dan menggantikan minSdkVersion untuk satu ragam produk.

android {
  ...
  defaultConfig {
    ...
    minSdkVersion 14
    targetSdkVersion 24
  }
  productFlavors {
    main {
      ...
    }
    afterLollipop {
      ...
      minSdkVersion 21
    }
  }
}

Saat mempersiapkan untuk memasang aplikasi Anda, sistem akan memeriksa nilai setelan ini dan membandingkannya dengan versi sistem. Jika nilai minSdkVersion lebih besar daripada versi sistem, sistem akan mencegah pemasangan aplikasi.

Jika Anda tidak menetapkan setelan ini, sistem akan beranggapan bahwa aplikasi Anda kompatibel dengan semua versi platform.

Untuk informasi selengkapnya, lihat dokumentasi elemen manifes <uses-sdk> dan dokumen API Level. Untuk setelan pembangunan Gradle, lihat Mengonfigurasi Varian Pembangunan.

This site uses cookies to store your preferences for site-specific language and display options.

Get the latest Android developer news and tips that will help you find success on Google Play.

* Required Fields

Hooray!

Follow Google Developers on WeChat

Browse this site in ?

You requested a page in , but your language preference for this site is .

Would you like to change your language preference and browse this site in ? If you want to change your language preference later, use the language menu at the bottom of each page.

This class requires API level or higher

This doc is hidden because your selected API level for the documentation is . You can change the documentation API level with the selector above the left navigation.

For more information about specifying the API level your app requires, read Supporting Different Platform Versions.

Take a short survey?
Help us improve the Android developer experience.
(Sep 2017 survey)