Membuat profil performa aplikasi

Aplikasi dianggap memiliki performa buruk jika merespons dengan lambat, menampilkan animasi yang putus-putus, berhenti berfungsi, atau menggunakan terlalu banyak daya. Memperbaiki masalah performa melibatkan identifikasi area tempat aplikasi Anda menggunakan resource seperti CPU, memori, grafis, jaringan, dan daya baterai perangkat secara tidak efisien. Untuk menemukan dan memperbaiki masalah ini, gunakan alat dan teknik pembuatan profil serta benchmarking yang dijelaskan dalam topik ini.

Android Studio menawarkan beberapa alat pembuatan profil untuk membantu menemukan dan memvisualisasikan potensi masalah:

  • CPU profiler: Alat ini membantu melacak masalah performa runtime.
  • Memory profiler: Alat ini membantu melacak alokasi memori.
  • Network profiler: Alat ini memantau penggunaan traffic jaringan.
  • Energy profiler: Alat ini melacak penggunaan energi, yang dapat menyebabkan kehabisan daya baterai.
Lihat halaman Profiler Android Studio untuk mengetahui informasi tentang penggunaan alat tersebut.

Library Benchmark Jetpack memungkinkan aplikasi Anda mengukur berbagai operasi penting:

  • Macrobenchmark: Mengukur kasus penggunaan performa yang penting, termasuk memulai dan menggambar ulang aplikasi yang dipicu oleh tindakan seperti animasi UI atau scrolling.
  • Benchmark: Mengukur biaya CPU untuk fungsi tertentu.
Lihat halaman Menjalankan benchmark untuk aplikasi Anda guna mempelajari library ini lebih lanjut.

Ada banyak kemungkinan penyebab masalah performa, sehingga sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai jika Anda baru mengenal analisis performa. Lihat Mengukur performa untuk mempelajari teknik pengukuran performa, beserta contoh cara menggunakan teknik ini untuk menyelesaikan masalah tertentu.

Catatan: Saat membuat profil aplikasi, Anda harus menonaktifkan Instant Run. Ada dampak performa yang kecil ketika menggunakan Instant Run dan dampak yang sedikit lebih besar saat mengupdate metode. Dampak terhadap performa ini dapat mengganggu informasi yang diberikan oleh alat pembuatan profil performa. Selain itu, metode stub yang dihasilkan ketika menggunakan fitur tersebut dapat mempersulit pelacakan tumpukan.