Skip to content

Most visited

Recently visited

navigation

Memulai

Untuk membuat aplikasi dengan desain bahan:

  1. Tinjaulah spesifikasi desain bahan.
  2. Terapkan tema bahan ke aplikasi Anda.
  3. Buat layout agar mengikuti panduan desain bahan.
  4. Tetapkan ketinggian tampilan Anda untuk menghasilkan bayangan.
  5. Gunakan widget sistem untuk daftar dan kartu.
  6. Sesuaikan animasi di aplikasi Anda.

Mempertahankan kompatibilitas mundur

Anda bisa menambahkan banyak fitur desain bahan ke aplikasi sekaligus mempertahankan kompatibilitas dengan versi Android sebelum 5.0. Untuk informasi selengkapnya, lihat Mempertahankan Kompatibilitas.

Memperbarui aplikasi dengan desain bahan

Untuk memperbarui aplikasi yang ada guna memasukkan desain bahan, perbarui layout Anda dengan mengikuti panduan desain bahan. Juga pastikan memasukkan kedalaman, umpan balik sentuh, dan animasi.

Membuat aplikasi baru dengan desain bahan

Jika Anda sedang membuat aplikasi baru dengan fitur desain bahan, panduan desain bahan akan memberi Anda kerangka kerja desain yang kohesif. Ikuti panduan itu dan gunakan fungsionalitas baru di kerangka kerja Android untuk mendesain dan mengembangkan aplikasi Anda.

Menerapkan Tema Bahan

Untuk menerapkan tema bahan dalam aplikasi Anda, tetapkan gaya yang mewarisi android:Theme.Material:

<!-- res/values/styles.xml -->
<resources>
  <!-- your theme inherits from the material theme -->
  <style name="AppTheme" parent="android:Theme.Material">
    <!-- theme customizations -->
  </style>
</resources>

Tema bahan menyediakan widget sistem terbaru yang memungkinkan Anda mengatur palet warnanya dan animasi default untuk umpan balik sentuh dan transisi aktivitas. Untuk detail selengkapnya, lihat Menggunakan Tema Bahan.

Mendesain Layout Anda

Selain menerapkan dan menyesuaikan tema bahan, layout Anda harus mematuhi panduan desain bahan. Bila Anda mendesain layout, berikan perhatian khusus pada hal-hal berikut:

Menetapkan Ketinggian di Tampilan Anda

Tampilan bisa menghasilkan bayangan, dan nilai ketinggian tampilan menentukan ukuran bayangan dan urutan penggambarannya. Untuk mengatur ketinggian tampilan, gunakan atribut android:elevation dalam layout:

<TextView
    android:id="@+id/my_textview"
    android:layout_width="wrap_content"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:text="@string/next"
    android:background="@color/white"
    android:elevation="5dp" />

Properti translationZ baru memungkinkan Anda membuat animasi yang mencerminkan perubahan sementara pada ketinggian tampilan. Perubahan ketinggian bisa berguna saat merespons gerakan sentuh.

Untuk detail selengkapnya, lihat Mendefinisikan Bayangan dan Memangkas Tampilan.

Membuat Daftar dan Kartu

RecyclerView adalah versi ListView yang lebih mudah dimasukkan dan mendukung beragam tipe layout serta memberikan peningkatan kinerja. CardView memungkinkan Anda menampilkan potongan informasi dalam kartu dengan tampilan konsisten di seluruh aplikasi. Contoh kode berikut memperagakan cara menyertakan CardView dalam layout Anda:

<android.support.v7.widget.CardView
    android:id="@+id/card_view"
    android:layout_width="200dp"
    android:layout_height="200dp"
    card_view:cardCornerRadius="3dp">
    ...
</android.support.v7.widget.CardView>

Untuk informasi selengkapnya, lihat Membuat Daftar dan Kartu.

Menyesuaikan Animasi Anda

Android 5.0 (API level 21) menyertakan API baru untuk membuat animasi custom di aplikasi Anda. Misalnya, Anda bisa mengaktifkan transisi aktivitas dan mendefinisikan transisi keluar di aktivitas:

public class MyActivity extends Activity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        // enable transitions
        getWindow().requestFeature(Window.FEATURE_CONTENT_TRANSITIONS);
        setContentView(R.layout.activity_my);
    }

    public void onSomeButtonClicked(View view) {
        getWindow().setExitTransition(new Explode());
        Intent intent = new Intent(this, MyOtherActivity.class);
        startActivity(intent,
                      ActivityOptions
                          .makeSceneTransitionAnimation(this).toBundle());
    }
}

Bila Anda memulai aktivitas lain dari aktivitas ini, transisi keluar akan diaktifkan.

Untuk mengetahui selengkapnya tentang API animasi yang baru, lihat Mendefinisikan Animasi Custom.

This site uses cookies to store your preferences for site-specific language and display options.

Get the latest Android developer news and tips that will help you find success on Google Play.

* Required Fields

Hooray!

Ikuti Google Developers di WeChat

Browse this site in ?

You requested a page in , but your language preference for this site is .

Would you like to change your language preference and browse this site in ? If you want to change your language preference later, use the language menu at the bottom of each page.

This class requires API level or higher

This doc is hidden because your selected API level for the documentation is . You can change the documentation API level with the selector above the left navigation.

For more information about specifying the API level your app requires, read Supporting Different Platform Versions.

Take a short survey?
Help us improve the Android developer experience. (Dec 2017 Android Platform & Tools Survey)