Catatan rilis Wear OS

Halaman ini berisi informasi yang berkaitan dengan Wear OS by Google.

27-April-2021 Wearable SDK 17.1.0

Wearable SDK versi 17.1.0 menyertakan update API minor untuk mendukung rilis Wearable Support Library berikutnya.

28-September-2020 Wearable Support Library v2.8.1

Versi 2.8.1 Wearable Support Library menyertakan perubahan berikut.

Mengizinkan Jetifier dinonaktifkan saat menggunakan template Tampilan Jam

Template Tampilan Jam Android Studio kini menggunakan dependensi AndroidX untuk memungkinkan penonaktifan Jetifier. Perbaikan ini berlaku saat menggunakan template Tampilan Jam dengan Android Studio 4.2 atau yang lebih tinggi.

24-September-2020 Wearable Support Library v2.8.0

Versi 2.8.0 Wearable Support Library menyertakan perubahan berikut.

Kemampuan penggantian untuk menentukan penyedia detail non-sistem default

Tampilan jam kini dapat menggunakan setDefaultComplicationProviderWithFallbacks untuk menentukan satu atau beberapa penyedia detail non-sistem yang digunakan secara default. Jika tidak menginstal penyedia non-sistem yang ditentukan, sistem akan menggunakan kembali penyedia sistem default.

WearableActivity tidak digunakan lagi

WearableActivity tidak digunakan lagi. Sebagai gantinya, gunakan AmbientModeSupport.

SKIP_CONFIRMATION_UI tidak digunakan lagi

ActionConfirmationActivity.SKIP_CONFIRMATION_UI, tidak digunakan lagi. Tambahan ini tidak digunakan sejak rilis Wear 2.0.

15-Mei-2020 Wearable Support Library v2.7.0

Versi 2.7.0 Wearable Support Library menyertakan fitur berikut.

Akselerasi hardware untuk tampilan jam

Anda kini dapat meminta kanvas dengan akselerasi hardware saat menggunakan class CanvasWatchFaceService. Manfaatkan akselerasi hardware untuk meningkatkan performa tampilan jam Anda dan untuk mengakses data performa UI.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat Meningkatkan performa tampilan jam dengan akselerasi hardware.

21-April-2020 Wearable Support Library v2.6.0

Versi 2.6.0 Wearable Support Library menyertakan peningkatan berikut.

Migrasi ke Android Jetpack

Wearable Support Library telah dimigrasikan ke Android Jetpack. Library yang ada kini dipetakan dan dapat diakses di AndroidX menggunakan namespace androidx, dan semua dependensi pada Support Library yang tidak digunakan lagi (paket android.support.*) telah dihapus.

Perubahan ini juga memungkinkan penggunaan Support library Wearable di Android Studio 4.0 dan yang lebih tinggi, yang dapat menyelesaikan masalah seperti Masalah No. 147972079.

28-Agustus-2019 Wearable Support Library v2.5.0

Versi 2.5.0 Wearable Support Library menyertakan peningkatan berikut.

Perbaikan untuk ComplicationDrawable saat startActivity() dipanggil dengan jenis detail TYPE_NO_PERMISSION

ComplicationDrawable kini menyertakan flag NEW_TASK yang memastikan bahwa panggilan startActivity() yang berasal dari WatchFaceService mencakup FLAG_ACTIVITY_NEW_TASK untuk menghindari android.util.AndroidRuntimeException.

Perubahan ini memungkinkan jenis detail TYPE_NO_PERMISSION untuk meluncurkan aktivitas permintaan izin dengan benar, bukan menghasilkan error pada tampilan jam.

25-September-2018 Wearable SDK 16.0.0

Wearable SDK versi 16.0.0 menurunkan versi layanan Google Play yang diperlukan dari versi 12.4 ke versi 8.6. Perubahan ini memungkinkan aplikasi yang ada diupdate ke versi terbaru Wearable SDK tanpa memerlukan update pada APK layanan Google Play.

11-Juni-2018 Update ke Pratinjau Developer 2 Wear OS

Update over-the-air terbaru ke Pratinjau Developer 2 Wear OS telah mengaktifkan kembali alarm dan tugas untuk aplikasi latar belakang.

Meski perubahan kebijakan ini memungkinkan peningkatan fleksibilitas dalam pengembangan aplikasi, tugas dan alarm tetap tunduk pada pembatasan Android P lainnya, termasuk yang berkaitan dengan Bucket Aplikasi Standby. Developer disarankan untuk mengikuti praktik terbaik guna memastikan aplikasi mereka menampilkan perilaku yang baik, di bucket mana pun aplikasi tersebut berada.

Update ini juga memperkuat input pengguna dan privasi data dengan membatasi akses aplikasi latar belakang ke input pengguna dan data sensor. Bergantung pada persyaratan aplikasi, developer mungkin perlu menggunakan layanan latar depan untuk mengaktifkan akses secara terus-menerus ke data sensor.

8-Mei-2018 Pratinjau Developer 2 Wear OS

Pratinjau Developer 2 Wear OS memiliki fitur seperti pengalaman Asisten Google yang ditingkatkan.

Kirimkan bug atau masukan apa pun melalui Issue Tracker Wear OS by Google. Semakin awal Anda mengirimkannya, semakin tinggi kemungkinan kami dapat menyertakan perbaikan dalam rilis final.

Masalah umum

Bagian ini memuat masalah umum untuk rilis Pratinjau 2.

Masalah Wear OS image

  • Jika Anda sedang membuka aplikasi apa pun dan menekan tombol daya pada sisi smartwatch, Anda mungkin akan kembali ke layar sebelumnya, bukan ke tampilan jam.

Masalah Wear OS for China image

  • Jika Anda sedang membuka aplikasi apa pun dan menekan tombol daya pada sisi smartwatch, Anda mungkin akan kembali ke layar sebelumnya, bukan ke tampilan jam.
  • Setelan suara terkait volume akan berubah. Misalnya, panggilan masuk mengakibatkan dering berbunyi pada smartwatch, meski suara pada smartwatch dinonaktifkan. Dan jika Anda menyesuaikan Volume Alarm, perubahan tersebut tidak akan berpengaruh.
  • Beberapa notifikasi yang sedang berjalan mungkin tidak ditampilkan dengan benar. Misalnya, jika timer dan stopwatch disetel, notifikasi tidak akan ditampilkan. Kami menyarankan agar Anda menguji aplikasi dengan hanya satu notifikasi yang sedang berlangsung, bukan beberapa notifikasi.
  • App store Wear dalam versi China tidak berfungsi. Developer tidak dapat mengupdate atau menginstal aplikasi baru melalui saluran tersebut. Sebagai solusi, sebaiknya developer menggunakan adb guna melakukan sideload aplikasi secara terpisah untuk pengujian.

Masalah emulator Wear

  • Panggilan masuk ke ponsel pendamping tidak ditampilkan (dicerminkan) sebagai panggilan masuk di emulator yang disambungkan.
  • Saat Anda menggunakan SDK Manager untuk melakukan, atau mengonfirmasi bahwa Anda sudah melakukan, penginstalan terbaru Android P atau versi China, kotak centang di sebelah pilihan tersebut mungkin menjadi tidak dipilih setelah Anda memilihnya (mencentangnya). Jika menjadi tidak dipilih, pilih untuk kedua kalinya.
  • Jika emulator melakukan cold boot, mungkin error berikut akan ditampilkan: "Ada masalah dengan perangkat. Hubungi produsen untuk mengetahui detailnya". Ini tidak memengaruhi fungsi. Scroll ke bawah dan klik "Oke" untuk mulai menguji aplikasi.
  • Balasan suara mungkin tidak berfungsi di emulator. Misalnya, jika Anda menerima notifikasi untuk pesan Google Hangouts pada emulator Wear, dan Anda mencoba membalas pesan tersebut dengan suara, pesan error "Google terus berhenti" akan muncul dan Anda tidak dapat membalas dengan suara.
  • Instant Run mungkin tidak kompatibel dengan emulator Wear.
  • Pengambilan screenshot lewat program seperti lewat adb atau dengan mengambil laporan bug mungkin tidak berfungsi. Sebagai solusi, klik tombol kamera di toolbar emulator untuk mengambil screenshot.

Masalah emulator Wear versi China

  • Panggilan masuk ke ponsel pendamping mungkin tidak ditampilkan (dicerminkan) sebagai panggilan masuk di emulator yang disambungkan. Oleh sebab itu, notifikasi panggilan tak terjawab mungkin tidak ditampilkan di emulator. Selain itu, Anda mungkin tidak dapat menjawab panggilan dari emulator dan panggilan akan terus berdering.
  • Saat Anda menggunakan SDK Manager untuk melakukan, atau mengonfirmasi bahwa Anda sudah melakukan, penginstalan terbaru Android P atau versi China, kotak centang di sebelah pilihan tersebut mungkin menjadi tidak dipilih setelah Anda memilihnya (mencentangnya). Jika menjadi tidak dipilih, pilih untuk kedua kalinya.
  • Jika emulator melakukan cold boot, mungkin error berikut akan ditampilkan: "Ada masalah dengan perangkat. Hubungi produsen untuk mengetahui detailnya". Ini tidak memengaruhi fungsi. Scroll ke bawah dan klik "Oke" untuk mulai menguji aplikasi.
  • Instant Run mungkin tidak kompatibel dengan emulator Wear.
  • Pengambilan screenshot lewat program seperti lewat adb atau dengan mengambil laporan bug mungkin tidak berfungsi. Sebagai solusi, klik tombol kamera di toolbar emulator untuk mengambil screenshot.

Asisten Google di Wear

Dukungan yang ditingkatkan untuk Asisten di Wear OS memungkinkan Anda mem-build pengalaman yang didukung perangkat wearable tanpa perlu menulis kode Android. Khususnya, Anda dapat mem-build untuk platform Actions on Google, yang membantu pengguna menyelesaikan berbagai hal dengan produk dan layanan Anda.

Selain itu, Wear OS kini memungkinkan interaksi lebih cepat dengan suara dan sentuhan. Potongan saran juga didukung, yang melakukan hal berikut:

  • Membantu pengguna melakukan interaksi dengan cepat
  • Memberikan petunjuk tentang kemampuan Actions Anda kepada pengguna

Selain itu, Wear OS kini mendukung lebih banyak kartu visual, serta daftar dan carousel.

Dengan demikian, Anda dapat menggunakan DialogFlow, Template atau Actions SDK guna membuat Actions on Google untuk Wear OS. Anda juga dapat memanfaatkan template respons baru yang khusus untuk smartwatch. Praktik terbaik untuk Actions on Google mencakup:

  • Dialog pendek dan ringkas
  • Memungkinkan masukan visual dan suara

Peningkatan untuk Asisten di Wear OS tidak bergantung pada Android P dan akan diluncurkan untuk semua pengguna Wear 2.0. Untuk pengantar dalam mem-build Actions on Google, lihat Memperluas Asisten Google.

Hemat Baterai di Pratinjau Developer 2

Sebagaimana dijelaskan di bawah ini, fitur terkait daya tersedia untuk meningkatkan masa pakai baterai. Informasi dalam bagian Pratinjau Developer 2 ini menggantikan informasi terkait daya untuk Pratinjau Developer 1.

Mode baru: Penghemat baterai yang ditingkatkan

Selagi smartwatch dalam mode penghemat baterai yang ditingkatkan, tampilan jam dengan pengoptimalan daya default akan ditampilkan. Semua hal berikut dinonaktifkan:

  • Radio
  • Layar sentuh
  • Fitur memiringkan untuk aktifkan

Pengguna dapat melihat waktu dengan menekan singkat tombol samping. Menekan lama akan memungkinkan pengguna beralih kembali ke mode operasional penuh dan melakukan tugas seperti membayar dengan NFC atau membalas pesan. Developer seharusnya beranggapan bahwa aplikasi, tampilan jam, dan penyedia data detail mereka tidak tersedia di mode penghemat baterai yang ditingkatkan.

Aktivitas latar belakang terbatas

Untuk meningkatkan daya, aplikasi di latar belakang tidak lagi diizinkan memulai alarm dan tugas kecuali jika smartwatch sedang diisi dayanya. Pengecualiannya antara lain tampilan jam dan detail aktif.

Catatan: Jika aplikasi harus selalu dijalankan, misalnya untuk pemantauan latar belakang, sebaiknya Anda menggunakan layanan latar depan dengan menggunakan metode startForegroundService(). Lihat Batasan layanan latar belakang untuk mengetahui detail selengkapnya. Penggunaan layanan latar depan saat ini sesuai untuk kasus penggunaan pengecualian seperti pemantauan kesehatan.

Kompatibilitas aplikasi yang ditingkatkan

Untuk meningkatkan kompatibilitas aplikasi, Android P mulai mengimplementasikan pembatasan tertentu pada penggunaan antarmuka non-SDK. Anda harus membuat rencana untuk migrasi dari metode dan kolom non-SDK. Jika tidak ada padanan publik yang tersedia untuk kasus penggunaan Anda, beri tahu kami.

Tema sistem UI gelap

Sejak awal 2018, Wear OS telah beralih ke tema UI default yang memiliki latar belakang lebih gelap untuk deretan notifikasi dan peluncur sistem. Perubahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterlihatan aplikasi, dan Anda harus memeriksa aksesibilitas aplikasi dengan tema UI yang baru.

Codelab yang diperbarui tersedia

Guna membantu Anda mempelajari berbagai cara penting untuk melakukan pengembangan dengan Wear OS, tersedia codelab yang telah diupdate. Misalnya, coba codelab tampilan jam berbasis Kotlin yang baru, tempat kami bereksperimen dengan Kotlin DSL (Kotlin Domain Specific Language). Jika Anda memiliki masukan, harap beri tahu kami.

27-Maret-2018 Pratinjau Developer 1 Wear OS

Tanggal: 27-Mar-2018

Bagian ini berisi informasi tentang Pratinjau Developer 1 dari Wear OS by Google. Kami berharap dapat menyediakan sejumlah update untuk pratinjau ini sebelum rilis produksi final. Kirim bug yang Anda temukan melalui Issue Tracker Wear OS by Google. Semakin awal Anda mengirimkannya, semakin tinggi kemungkinan kami dapat menyertakan perbaikan dalam rilis final.

Masalah umum

  • Di aplikasi pendamping Wear OS, fitur mengetuk "Laporkan bug perangkat wearable" akan tampak berfungsi, tetapi tidak ada laporan bug yang akan benar-benar dibuat. Sebaiknya gunakan adb bugreport sebagai solusinya.
  • Menerima panggilan telepon dengan menggunakan jam tangan tidak selalu berhasil. Jika tidak berhasil, pengguna perlu menerima panggilan dari ponsel secara langsung.
  • Error "Masalah yang terdeteksi dengan kompatibilitas API" terkadang muncul setelah menyambungkan atau meluncurkan aplikasi yang dipramuat. Pesan error tersebut menghilang setelah beberapa saat dan tidak memengaruhi kegunaan.
  • Di menu Setelan pada smartwatch dan di emulator, opsi "Ambil laporan bug" ditampilkan dua kali. Untuk mengambil laporan bug, coba gunakan kedua opsi satu per satu, karena hanya satu yang berfungsi. Jika Anda mengetuk opsi yang berfungsi, sebuah toast akan ditampilkan, dengan menunjukkan laporan bug yang sedang dibuat.
  • Dalam versi China, input suara menyebabkan aplikasi menjadi tidak bekerja. Hal ini terjadi, misalnya pada penelusuran suara atau menggunakan suara untuk menambahkan pengingat, karena fungsi ini menggunakan API input suara. Untuk pengujian, gunakan input keyboard atau tulisan tangan, bukan input suara.
  • App store Wear dalam versi China tidak berfungsi. Developer tidak dapat mengupdate atau menginstal aplikasi baru melalui saluran tersebut. Sebagai solusi, sebaiknya developer menggunakan adb untuk memuat aplikasi mereka secara terpisah untuk pengujian.

Fitur unggulan dalam pratinjau developer ini

Pratinjau Developer 1 menyertakan fitur berikut untuk pengujian aplikasi:

  • Aktivitas latar belakang terbatas: Untuk meningkatkan kemampuan, aplikasi di latar belakang tidak lagi diizinkan untuk menggunakan alarm dan tugas. Pengecualiannya mencakup tampilan jam dan detail yang dipilih pengguna. Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap dalam pratinjau developer, jadi Anda mungkin tidak langsung melihatnya di smartwatch.

    Catatan: Jika aplikasi Anda harus selalu berjalan, sebaiknya Anda memodifikasinya agar menjadi layanan latar depan menggunakan metode startForegroundService(). Lihat Pembatasan layanan latar belakang untuk mengetahui detail lebih lanjut.

  • Pembatasan penggunaan antarmuka non-SDK aplikasi. Untuk meningkatkan kompatibilitas aplikasi, Android P mulai mengimplementasikan pembatasan tertentu pada penggunaan antarmuka non-SDK. Anda harus membuat rencana untuk migrasi dari metode dan kolom non-SDK. Jika tidak ada padanan publik yang tersedia untuk kasus penggunaan Anda, beri tahu kami.
  • Tema sistem UI gelap. Sejak awal 2018, Wear OS telah beralih ke tema UI default yang memiliki latar belakang lebih gelap untuk deretan notifikasi dan peluncur sistem. Perubahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterlihatan aplikasi, dan Anda harus memeriksa aksesibilitas aplikasi dengan tema UI yang baru.
  • Radio mati saat smartwatch tidak digunakan: Untuk menghemat daya, radio bluetooth, radio Wi-Fi, dan radio seluler dinonaktifkan jika smartwatch terdeteksi dilepaskan dari tubuh dalam waktu yang lama. Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap dalam pratinjau developer, jadi Anda mungkin tidak langsung melihatnya di smartwatch. Jika fitur ini menyebabkan kendala dalam proses pengembangan, Anda dapat menonaktifkan fitur melalui adb dengan menggunakan perintah berikut:
    adb shell settings put global off_body_radios_off_for_small_battery_enabled 0
  • Wi-Fi dinonaktifkan saat BT terputus: Untuk menghemat daya, smartwatch tidak lagi secara otomatis menghubungkan ke Wi-Fi jika koneksinya terputus dari bluetooth. Pengecualiannya mencakup kasus aplikasi yang meminta jaringan bandwidth tinggi, dan kasus smartwatch yang dipasang ke pengisi daya. Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap dalam pratinjau developer, jadi Anda mungkin tidak langsung melihatnya di smartwatch.

Update untuk Wearable Support Library, v2.3.0

Update dokumentasi v2.3.0 untuk Wearable Support Library mencakup update rebranding.

Selain itu, v2.3.0 library mencakup update yang terkait dengan ComplicationDrawable dan TextRenderer, untuk teks yang memiliki objek markup yang dilampirkan ke rentang teks. Semua class ini telah meningkatkan penanganan teks Spanned. Hanya subset span tertentu yang diizinkan untuk dirender (lihat metode setText untuk mengetahui jenis span yang dapat digambar), sehingga span tidak terlihat berantakan jika dirender dalam tampilan jam.

15-Maret-2018 Rebranding Wear

Tanggal: 15-Maret-2018

Bagian ini berisi informasi tentang fitur Wear OS.

Nama baru untuk Android Wear

Android Wear telah berganti nama menjadi Wear OS by Google.

27-Feb-2018 Update mode standby

Tanggal:27-Feb-2018

Bagian ini berisi informasi tentang fitur baru Android Wear.

Class baru untuk mendukung mode standby

Versi 27.1.0 Android Support Library berisi class baru, AmbientModeSupport, yang menggantikan class AmbientMode yang kini tidak digunakan lagi. Update untuk sampel direncanakan dalam beberapa minggu mendatang.

25-Jan-2018 Emulator final dan lainnya

Tanggal: 25-Jan-2018

Bagian ini berisi informasi tentang fitur baru Android Wear.

Android Emulator: Update untuk Wear

Update final terkait Wear untuk Android Emulator tersedia untuk pengujian aplikasi berbasis API versi 26.

Peningkatan di Wearable Support Library, v2.2.0

Versi 2.2.0 Wearable Support Library menyertakan update yang dijelaskan di bawah ini.

Indikator notifikasi belum dibaca yang baru

Karena pengguna ingin mengetahui notifikasi yang belum dibaca, maka disediakan indikator baru: titik yang dilingkari di bagian bawah tampilan jam. Tersedia beberapa mekanisme jika Anda lebih suka mengelola sendiri notifikasi tersebut. Anda dapat menggunakan setHideNotificationIndicator untuk menyembunyikan indikator default saat menampilkan indikator Anda sendiri atau setShowUnreadCountIndicator untuk menampilkan jumlah notifikasi dalam status bar.

Sesuaikan warna luar cincin indikator notifikasi yang belum dibaca dengan metode setAccentColor.

Catatan: Indikator notifikasi belum dibaca tidak diaktifkan pada versi produksi Wear 2.8.0. Anda disarankan untuk menguji implementasi menggunakan emulator Wear terbaru. Dimulai dengan rilis konsumen berikutnya untuk Wear (versi 2.9.0), indikator notifikasi yang belum dibaca akan ditampilkan secara default.

Untuk informasi selengkapnya, lihat Mengelola indikator notifikasi yang belum dibaca.

Peningkatan untuk class ComplicationDrawable

Class ComplicationDrawable memulai permintaan izin untuk tampilan jam yang diketuk saat sistem menunjukkan nilai TYPE_NO_PERMISSION (yang menunjukkan bahwa tampilan jam tidak memiliki izin untuk mendapatkan data detail).

Selain itu, class ComplicationDrawable membatalkan validasinya sendiri setelah selesai memuat gambar atau saat tanda ketuk telah habis masa berlakunya. Untuk merespons pembatalan validasi ini (misalnya, untuk menggambar ulang tampilan jam), tambahkan Drawable.Callback.

Masalah umum

  • Jika Anda mengaktifkan Mode redup di emulator (lihat Mengubah setelan layar dan kecerahan), emulator dapat terhenti pada Mode redup. Perbaikan masalah mengharuskan pengosongan data emulator; lihat Menjalankan dan menghentikan emulator, serta menghapus data.
  • Dalam jendela emulator untuk API level 25 atau 26, tombol daya tidak berfungsi. Karena itu, gunakan tombol lain, bukan tombol daya. Khususnya, untuk beralih ke mode standby (misalnya, seolah-olah pengguna menutupi layar dengan telapak tangan), gunakan tombol daya di toolbar emulator (di sebelah kanan tampilan). Untuk memulai peluncur aplikasi (dalam mode interaktif), gunakan tombol Beranda (lingkaran polos) di toolbar emulator.
  • Di emulator versi China, jika Anda menggunakan metode input tulisan tangan, layar dapat mulai berkedip. Kemudian, jika Anda mengklik tombol untuk keyboard di layar, keyboard akan memblokir separuh layar.

18-Des-2017 Akses baru ke layanan Google Play

Bagian ini berisi informasi tentang fitur baru Android Wear.

Migrasi dari class GoogleApiClient

Dimulai dengan versi 11.8.0 layanan Google Play, aplikasi Wear harus bermigrasi dari class GoogleApiClient dan menggunakan objek klien API yang didasarkan pada class GoogleApi, serta Tasks API.

Catatan: Update ini tidak berlaku untuk aplikasi Android Wear versi China, yang umumnya menggunakan layanan Google Play versi 10.2.0.

Untuk informasi selengkapnya, lihat:

Komponen baru untuk menghubungkan dengan layanan Google Play

Saat Anda menggunakan class yang memperluas class GoogleApi, seperti DataClient dan MessageClient, SDK layanan Google Play akan mengelola koneksi ke layanan Google Play untuk Anda; lihat postingan blog terkait. Aplikasi yang menggunakan class ini tidak perlu lagi membuat dan mengelola objek GoogleApiClient

Untuk penggantian komponen terkait Wear guna menghubungkan layanan Google Play, lihat Penggantian untuk Komponen yang Tidak Digunakan Lagi. Untuk rilis dan masalah umum terkait layanan Google Play, lihat Catatan Rilis untuk layanan Google Play.

Catatan: Jika Anda mengompilasi aplikasi dengan versi terbaru layanan Google Play, pengguna akan diminta untuk mengupdate perangkat ke versi terbaru. Namun, masalah umum untuk aplikasi yang menargetkan API versi 26 mungkin membuat pengguna tidak diminta untuk mengupdate perangkat. Masalah ini dijelaskan dalam Catatan Rilis untuk layanan Google Play.

25-Okt-2017 Mode standby dan lainnya

Bagian ini berisi informasi tentang fitur baru Android Wear.

Android Support Library, v27.0.0: Fitur dan perbaikan bug

Android Support Library versi 27.0.0 memuat beberapa fitur baru untuk Wear, yang dijelaskan di bawah ini.

Cara baru yang lebih disukai untuk mendukung mode standby

Mode standby memungkinkan aplikasi Wear tetap terlihat oleh pengguna saat perangkat dalam keadaan tidak ada aktivitas. Android Support Library memiliki cara baru, yang lebih disukai bagi aplikasi Anda untuk menggunakan mode standby. Tim Wear mengharapkan masukan dari developer tentang perubahan signifikan ini.

Secara khusus, menggunakan class AmbientMode memungkinkan Anda mendapatkan manfaat dari:

Lihat Mode Standby Menggunakan Class AmbientMode.

Konstanta metadata manifes di Android Support Library

Konstanta untuk aplikasi Android Wear, untuk tag meta-data di file Manifes Android, kini tersedia di Android Support Library. Untuk menggunakan konstanta (bagi aplikasi mandiri, mode bridge notifikasi, dan gambar pratinjau tampilan jam ), tambahkan referensi ke hal berikut ini pada bagian dependensi dari file build.gradle modul aplikasi (memerlukan versi terbaru Google Repository):

Groovy

implementation 'com.android.support:wear:27.0.0'

Kotlin

implementation("com.android.support:wear:27.0.0")

Update panel tindakan

Update tersedia untuk class WearableActionDrawerView, yang digunakan untuk membuat panel tindakan perangkat wearable. Di versi terbaru:

  • Bila item menu dimodifikasi, panel samping tindakan akan diupdate dengan benar
  • Jika disetel untuk panel samping tindakan, judul akan ditampilkan dengan benar

Inflasi class RoundedDrawable

Dengan asumsi minimal menggunakan API level 24, class RoundedDrawable kini dapat diperbesar dari file XML yang dapat digambar; lihat Drawable kustom.

Wearable Support Library, v2.1.0: Peningkatan dan lainnya

Wearable Support Library versi 2.1.0 menyertakan update yang dijelaskan di bawah ini dan memerlukan Android Support Library versi 26.0.2 atau yang lebih tinggi.

Menyediakan gambar versi bebas burn-in untuk mode standby

Class ComplicationDrawable memungkinkan Anda menyediakan gambar versi bebas burn-in untuk mode standby. Secara khusus, kolom gambar kecil anti burn-in objek ComplicationData memungkinkan tampilan jam menampilkan gambar kecil (dalam jenis detail SMALL_IMAGE) di mode standby, saat anti burn-in diaktifkan.

Update peristiwa ketuk untuk detail

Class ComplicationDrawable memiliki metode onTap baru yang memungkinkan tampilan jam meneruskan peristiwa ketuk ke detail. Metode baru ini di-build dari fungsi yang sudah ada, yang memungkinkan ketukan pada tampilan jam memicu metode WatchFaceService.Engine.onTapCommand.

Anda dapat meneruskan koordinat ke ComplicationDrawable dengan panggilan onTap, untuk meluncurkan tindakan yang terkait dengan ComplicationDrawable yang berisi koordinat ketukan. Saat metode onTap baru dipanggil, Anda dapat menggunakan nilai return true untuk mengetahui apakah ComplicationDrawable meluncurkan tindakan yang terkait.

Selain itu, metode setHighlightDuration menetapkan durasi untuk detail agar tetap ditandai setelah metode onTap dipanggil.

Status progres untuk detail nilai kisaran

Jika Anda memilih untuk menggambar status progres sendiri untuk detail nilai kisaran di tampilan jam, Anda dapat menggunakan metode setRangedValueProgressHidden class ComplicationDrawable untuk menyembunyikan progres nilai kisaran yang digambar oleh ComplicationDrawable.

02-Okt-2017 Android Wear beta

Tanggal: 02-Okt-2017
Build: OWP4.170828.008
Perangkat yang didukung: LG Watch Sport

Bagian ini berisi masalah umum rilis Android Wear beta. Untuk informasi program beta dan/atau untuk mendaftar, lihat halaman Android beta.

Masalah umum

  • Google Pay dan kartunya tidak berfungsi pada rilis Android Wear beta ini.
  • Meskipun telah aktif, konektivitas seluler akan dinonaktifkan setelah beta diinstal. Sebagai solusi, aktifkan konektivitas seluler setelah beta diinstal dengan membuka Setelan > Konektivitas > Seluler.
  • Jika notifikasi tidak menentu atau hilang setelah update beta, atau kontak tidak disinkronkan, reset smartwatch ke setelan pabrik.
  • Di tutorial Wear (yang dimulai setelah smartwatch disiapkan), beberapa kartu berperilaku tidak menentu, tetapi hal itu dapat dihilangkan secara normal (dengan menggeser).
  • Di ponsel Android 6.0 (Marshmallow), notifikasi panggilan telepon tidak diterima pada smartwatch.
  • Pemantauan detak jantung kadang-kadang gagal setelah update. Sebagai solusi, mulai ulang smartwatch.
  • Kartu OTA di deretan terkadang gagal untuk mengaktifkan penginstalan. Sebagai solusi, buka Setelan > Sistem > Tentang > Update Sistem.