Save the date! Android Dev Summit is coming to Sunnyvale, CA on Oct 23-24, 2019.

Google Play Developer API

Google Play Developer API adalah layanan web berbasis REST yang memungkinkan Anda melakukan tugas penerbitan dan pengelolaan aplikasi. Anda bisa menggunakan API ini untuk mengintegrasikan operasi penerbitan Anda dengan proses pengelolaan rilis Anda.

Tidak semua developer perlu menggunakan API ini—dalam sebagian besar kasus, Anda akan terus mengelola aplikasi Anda secara langsung menggunakan Google Play Developer Console. Akan tetapi, jika Anda memiliki banyak sekali APK untuk dikelola, atau harus melacak pembelian dan langganan pengguna, API ini mungkin bermanfaat bagi Anda.

Dengan Google Play Developer API, Anda bisa mengotomatiskan berbagai tugas pengelolaan aplikasi, termasuk:

  • Mengunggah dan meluncurkan versi baru aplikasi
  • Mengedit cantuman Google Play Store aplikasi Anda, termasuk teks dan grafik yang dilokalkan
  • Mengelola katalog produk dalam aplikasi, status pembelian produk, dan langganan aplikasi Anda

Google Play Developer API memungkinkan Anda berfokus pada merancang dan membangun aplikasi , dan meminimalkan waktu dan upaya untuk mengelola rilis, meskipun Anda sedang tumbuh memasuki pasar baru.

Google Play Developer API menyertakan dua komponen:

  • Publishing API memungkinkan Anda mengunggah dan menerbitkan aplikasi dan melakukan tugas yang terkait penerbitan lainnya.
  • Subscriptions and In-App Purchases API memungkinkan Anda mengelola langganan dan pembelian dalam aplikasi. (Sebelumnya ini dikenal sebagai "Purchase Status API".)

Publishing API

Google Play Developer Publishing API memungkinkan Anda mengotomatiskan tugas yang sering dilakukan yang berkaitan dengan distribusi aplikasi. Ini menyediakan fungsi yang sama dengan yang tersedia untuk developer melalui Google Play Developer Console, misalnya :

  • Mengunggah versi baru aplikasi
  • Merilis aplikasi, dengan menetapkan APK ke berbagai Track (alfa, beta, peluncuran bertahap, atau produksi)
  • Membuat dan mengubah cantuman Google Play Store, termasuk teks dan grafik yang dilokalkan dan tangkapan layar berbagai perangkat

Tugas ini dijalankan menggunakan fungsi edit yang mengambil pendekatan transaksional terhadap pembuatan perubahan — Anda harus memaketkan beberapa perubahan ke satu pengeditan draf, lalu menerapkan semua perubahan sekaligus. (Tidak satu pun perubahan akan diterapkan sampai pengeditan diterapkan.)

Catatan: Tidak semua developer perlu menggunakan API ini. Semua fungsi yang disediakan oleh API juga tersedia melalui Google Play Developer Console. Akan tetapi, API ini mengintegrasikan proses pembaruan aplikasi dan cantuman dengan alat yang ada, yang akan sangat berguna untuk beberapa developer. Khususnya, jika Anda memiliki banyak sekali APK yang harus dikelola, atau cantuman yang dilokalkan dalam berbagai lokal, API ini mungkin bermanfaat bagi Anda.

Subscriptions and In-App Purchases API

API ini memungkinkan Anda mengelola katalog produk dalam aplikasi dan langganan Anda. Selain itu, dengan Subscriptions and In-App Purchases API, Anda bisa dengan cepat mengambil detail pembelian apa pun menggunakan permintaan GET standar. Dalam permintaan, sediakan informasi mengenai pembelian — nama paket aplikasi, ID pembelian atau langganan, dan token pembelian. Server merespons dengan objek JSON yang menjelaskan detail pembelian terkait, status pesanan, payload developer, dan informasi lain.

Anda bisa menggunakan Purchase Status API dalam berbagai cara, seperti pelaporan dan rekonsiliasi pesanan individual dan untuk memverifikasi kedaluwarsa pembelian dan langganan. Anda juga bisa menggunakan API untuk mempelajari tentang pesanan yang dibatalkan dan mengonfirmasi apakah produk dalam aplikasi telah dikonsumsi, termasuk apakah produk sudah dikonsumsi setelah dibatalkan.

Catatan: Subscriptions and In-App Purchases API tidak menggunakan fungsi "edit" transaksional yang baru yang digunakan oleh Publishing API. Metode untuk sumber daya Inappproducts, Purchases.products, dan Purchases.subscriptions langsung berlaku. Laman referensi API setiap sumber daya secara khusus mencatat apakah metode untuk sumber daya tersebut menggunakan model "edit".

Purchase Status API adalah bagian dari Google Play Developer API v. 2.0, yang tersedia melalui Google Developers Console.

Menggunakan API

Untuk mulai membuat panggilan API, siapkan dan kelola Google Play Developer API langsung dari Google Play Developer Console. API ini hanya bisa dikelola oleh pemilik akun Google Play Developer.

Untuk mengakses API, Anda perlu:

  1. Menyiapkan proyek API baru atau yang sudah ada
  2. Menyiapkan satu atau beberapa klien yang diotorisasi, yang bisa berupa:

Untuk detail selengkapnya, lihat laman Memulai Google Play Developer API.

Pengeditan Bertahap

Metode Edit pada Google Play Developer Publishing API memungkinkan Anda menyiapkan dan menerapkan perubahan pada aplikasi Google Play Anda. Setelah pembaruan Anda siap, Anda bisa menerapkannya dengan sekali operasi. Perubahan yang bisa Anda buat meliputi:

  • Mengunggah satu atau beberapa APK
  • Menetapkan APK yang berbeda ke "track" yang berbeda: alfa, beta, peluncuran bertahap, dan produksi
  • Membuat dan mengubah cantuman toko yang dilokalkan untuk aplikasi
  • Mengunggah tangkapan layar dan gambar lain untuk cantuman toko aplikasi

Setelah semua perubahan yang diinginkan sudah dipersiapkan, semua perubahan ini diterapkan dengan sekali operasi.

Untuk detail selengkapnya tentang pengeditan bertahap, lihat laman Edit Google Play Developer API.

Catatan: Fungsi "edit" transaksional yang baru hanya digunakan oleh Publishing API. Metode untuk Subscriptions and In-App Purchases API langsung diberlakukan. Laman referensi API setiap sumber daya secara khusus mencatat apakah metode untuk sumber daya tersebut menggunakan model "edit".

Menggunakan API Secara Efisien

Akses ke Google Play Developer API diatur untuk membantu memastikan terciptanya lingkungan yang berkinerja tinggi untuk semua aplikasi yang memakainya (seperti yang dijelaskan di Kuota). Meskipun Anda bisa meminta kuota harian yang lebih tinggi untuk aplikasi, sebaiknya Anda meminimalkan akses Anda menggunakan teknik berikut:

  • Batasi jumlah pembaruan aplikasi — Jangan terbitkan pembaruan alfa atau beta lebih dari sekali sehari. (Aplikasi produksi harus diperbarui jauh lebih jarang dari itu.) Setiap pembaruan membebani biaya pengguna dalam hal waktu dan mungkin juga uang. Jika aplikasi terlalu sering diperbarui, pengguna akan mulai mengabaikan pembaruan atau bahkan mencopot pemasangan produk. (Tentu saja, jika ada masalah besar pada aplikasi Anda, silakan langsung perbaiki.)
  • Buat kueri Purchase Status API hanya untuk pembelian baru — Pada saat pembelian, aplikasi Anda bisa meneruskan token pembelian dan detail lainnya ke server backend, yang bisa menggunakan Purchase Status API untuk memverifikasi pembelian.
  • Buat cache detail pembelian pada server Anda — Semaksimal mungkin, buat cache detail pembelian untuk produk dalam aplikasi dan langganan pada server backend. Jika aplikasi Anda menghubungi server backend pada waktu proses untuk memverifikasi validitas pembelian, server Anda bisa memverifikasi pembelian berdasarkan detail yang sudah di-cache, untuk meminimalkan pengguna Purchase Status API dan menyediakan kemungkinan respons yang paling cepat (dan pengalaman terbaik) bagi pengguna.
  • Simpan kedaluwarsa langganan pada server Anda — Server Anda harus menggunakan Purchase Status API untuk melakukan kueri tanggal kedaluwarsa untuk token langganan baru, lalu menyimpan tanggal kedaluwarsa secara lokal. Ini memungkinkan Anda memeriksa status langganan hanya pada saat atau setelah kedaluwarsa (lihat di bawah).
  • Buat kueri status langganan hanya pada saat kedaluwarsa — Setelah server Anda mengambil tanggal kedaluwarsa token langganan, server harus tidak menanyai server Google Play perihal status langganan lagi sampai langganan mencapai atau melewati tanggal kedaluwarsa. Umumnya, server Anda akan menjalankan kumpulan kueri setiap hari untuk memeriksa status langganan yang hampir kedaluwarsa, lalu memperbarui basis data. Perhatikan bahwa:
    • Server Anda harus tidak melakukan kueri semua langganan setiap hari.
    • Server Anda harus tidak pernah melakukan kueri status langganan secara dinamis, berdasarkan masing-masing permintaan dari aplikasi Android Anda.

Dengan mengikuti panduan umum ini, implementasi Anda akan menawarkan kinerja paling maksimal bagi pengguna.

Kuota

Aplikasi yang menggunakan Google Play Developer API dibatasi kuota penggunaan awal standar sebesar 200.000 permintaan per hari (per aplikasi). Ini seharusnya sudah menyediakan akses yang mencukupi untuk kegiatan penerbitan dan keperluan validasi langganan normal.

Jika Anda perlu meminta batasan yang lebih tinggi untuk aplikasi Anda, gunakan tautan "Request more" di panel Quotas di Google Developers Console.