The Android Developer Challenge is back! Submit your idea before December 2.

Google Play Developer API

Google Play Developer API adalah layanan web berbasis REST yang memungkinkan Anda melakukan tugas pengelolaan dan publikasi aplikasi. Anda dapat menggunakan API ini untuk mengintegrasikan operasi publikasi dengan proses pengelolaan rilis Anda.

Tidak semua developer perlu menggunakan API ini — pada sebagian besar kasus, Anda akan terus mengelola aplikasi secara langsung menggunakan Konsol Google Play. Namun, jika Anda memiliki banyak APK yang harus dikelola, atau harus melacak pembelian dan langganan pengguna, API ini mungkin bermanfaat bagi Anda.

Dengan Google Play Developer API, Anda dapat mengotomatiskan berbagai tugas pengelolaan aplikasi, termasuk:

  • Mengupload dan merilis versi baru aplikasi
  • Mengedit listingan Google Play Store aplikasi Anda, termasuk teks dan grafik yang dilokalkan
  • Mengelola katalog produk dalam aplikasi, status pembelian produk, dan langganan aplikasi Anda

Google Play Developer API memungkinkan Anda berfokus pada mendesain dan mengembangkan aplikasi, sambil meminimalkan waktu dan upaya untuk mengelola rilis Anda, bahkan saat Anda tumbuh memasuki pasar baru.

Google Play Developer API menyertakan dua komponen:

  • Publishing API yang memungkinkan Anda mengupload dan memublikasikan aplikasi, serta menjalankan tugas terkait publikasi lainnya.
  • Subscriptions and In-App Purchases API yang memungkinkan Anda mengelola langganan dan pembelian dalam aplikasi. (Sebelumnya ini dikenal sebagai "Purchase Status API").

Publishing API

Google Play Developer Publishing API memungkinkan Anda untuk mengotomatiskan tugas yang sering dilakukan yang berkaitan dengan distribusi aplikasi. Publishing API menyediakan fungsi yang mirip dengan yang tersedia untuk developer melalui Konsol Play, seperti:

  • Mengupload versi baru aplikasi
  • Merilis aplikasi, dengan menetapkan APK ke berbagai Track (alfa, beta, peluncuran bertahap, atau produksi)
  • Membuat dan memodifikasi listingan Google Play Store, termasuk grafik dan teks yang dilokalkan, serta screenshot multiperangkat

Tugas tersebut dijalankan menggunakan fungsi edit, yang mengambil pendekatan transaksional untuk membuat perubahan — Anda harus menggabungkan beberapa perubahan menjadi satu pengeditan draf, lalu menerapkan perubahan secara bersamaan. (Tidak ada perubahan yang akan diterapkan hingga hasil pengeditan diterapkan).

Catatan: Tidak semua developer perlu menggunakan API ini. Semua fungsionalitas yang disediakan oleh API juga tersedia melalui Konsol Google Play. Namun, API ini memungkinkan Anda mengintegrasikan proses update listingan dan aplikasi dengan fitur yang ada, yang sangat berguna bagi beberapa developer. Khususnya, jika Anda memiliki sejumlah besar APK untuk dikelola, atau listingan yang dilokalkan dalam berbagai lokal yang berbeda, API ini mungkin bermanfaat bagi Anda.

Subscriptions and In-App Purchases API

API ini memungkinkan Anda untuk mengelola katalog produk dalam aplikasi dan langganan. Selain itu, dengan Subscriptions and In-App Purchases API, Anda dapat mengambil detail pembelian apa pun dengan cepat menggunakan permintaan GET standar. Dalam permintaan, sediakan informasi tentang pembelian — nama paket aplikasi, ID pembelian atau langganan, dan token pembelian. Server merespons dengan objek JSON yang menjelaskan detail pembelian terkait, status pesanan, payload developer, dan informasi lainnya.

Anda dapat menggunakan Purchase Status API dengan beberapa cara, seperti untuk melaporkan dan merekonsiliasi pesanan individual dan untuk memverifikasi pembelian dan waktu berakhir langganan. Anda juga dapat menggunakan API untuk mempelajari tentang pesanan yang dibatalkan dan mengonfirmasi apakah produk dalam aplikasi telah dikonsumsi, termasuk apakah produk sudah dikonsumsi sebelum dibatalkan.

Catatan: Subscriptions and In-App Purchases API tidak menggunakan fungsionalitas "edit" transaksional baru yang digunakan oleh Publishing API. Metode untuk resource Inappproducts, Purchases.products, dan Purchases.subscriptions akan langsung diterapkan. Tiap halaman referensi API resource mencatat secara khusus apakah metode untuk resource tersebut menggunakan model "edit" atau tidak.

Purchase Status API adalah bagian dari Google Play Developer API v. 2.0, yang tersedia melalui Google Developers Console.

Menggunakan API

Untuk mulai melakukan panggilan API, Anda perlu menyiapkan dan mengelola Google Play Developer API langsung dari Konsol Google Play. API hanya dapat dikelola oleh pemilik akun Developer Google Play Anda.

Untuk mengakses API, Anda perlu:

  1. Menyiapkan proyek API baru atau yang sudah ada
  2. Menyiapkan satu atau beberapa klien yang diotorisasi, yang bisa berupa:

Untuk detail lengkap, lihat halaman Memulai Google Play Developer API.

Pengeditan Bertahap

Metode Edit Google Play Developer Publishing API memungkinkan Anda untuk menyiapkan dan menerapkan perubahan ke aplikasi Google Play Anda. Setelah update siap, Anda dapat menerapkannya dengan sekali operasi. Perubahan yang dapat Anda lakukan meliputi:

  • Mengupload satu atau beberapa APK
  • Menetapkan APK yang berbeda ke "track" yang berbeda: alfa, beta, peluncuran bertahap, dan produksi
  • Membuat dan mengubah listingan toko yang dilokalkan untuk aplikasi
  • Mengupload screenshot dan gambar lain untuk listingan toko aplikasi

Setelah semua perubahan yang diinginkan telah disiapkan, semua perubahan ini akan diterapkan dengan sekali operasi.

Untuk detail selengkapnya tentang pengeditan bertahap, lihat halaman Edit Google Play Developer API.

Catatan: Fungsionalitas "edit" transaksional baru hanya digunakan oleh Publishing API. Metode untuk Subscriptions and In-App Purchases API akan langsung diterapkan. Tiap halaman referensi API resource mencatat secara khusus apakah metode untuk resource tersebut menggunakan model "edit" atau tidak.

Menggunakan API Secara Efisien

Akses ke Google Play Developer API diatur untuk membantu memastikan lingkungan berperforma tinggi untuk semua aplikasi yang menggunakannya (seperti dijelaskan dalam Kuota). Meskipun Anda dapat meminta kuota harian yang lebih tinggi untuk aplikasi Anda, kami sangat menyarankan untuk meminimalkan akses menggunakan teknik berikut:

  • Batasi jumlah update aplikasi - Jangan memublikasikan update alfa atau beta lebih dari sekali dalam sehari. (Aplikasi produksi harus diupdate jauh lebih jarang dari itu). Setiap update akan menghabiskan waktu dan bahkan uang pengguna Anda. Jika Anda terlalu sering mengupdate, pengguna akan mulai mengabaikan update, atau bahkan meng-uninstal produk. (Tentu saja, jika ada masalah besar pada aplikasi Anda, segera lakukan perbaikan).
  • Buat kueri Purchase Status API hanya untuk pembelian baru — Pada saat pembelian, aplikasi dapat meneruskan token pembelian dan detail lainnya ke server backend Anda, yang dapat menggunakan Purchase Status API untuk memverifikasi pembelian.
  • Buat cache detail pembelian di server Anda — Sebisa mungkin, buat cache detail pembelian untuk produk dalam aplikasi dan langganan di server backend Anda. Jika aplikasi Anda menghubungi server backend saat waktu proses untuk memverifikasi validitas pembelian, server dapat memverifikasi pembelian berdasarkan detail yang sudah di-cache, guna meminimalkan penggunaan Purchase Status API dan memberikan respons secepat mungkin (dan pengalaman terbaik) untuk pengguna.
  • Simpan masa berlaku langganan di server — Server harus menggunakan Purchase Status API untuk membuat kueri tanggal habis masa berlaku untuk token langganan baru, lalu menyimpan tanggal habis masa berlaku secara lokal. Hal ini memungkinkan Anda untuk memeriksa status langganan hanya saat atau setelah habis masa berlaku (lihat di bawah).
  • Buat kueri status langganan hanya saat masa berlaku habis — Setelah server mengambil tanggal habis masa berlaku token langganan, server Anda tidak boleh membuat kueri status langgangan server Google Play lagi hingga langganan mencapai atau telah melewati tanggal habis masa berlaku. Umumnya, server akan menjalankan kueri batch setiap hari untuk memeriksa status langganan yang akan habis masa berlakunya, kemudian memperbarui database. Perhatikan bahwa:
    • Server Anda tidak boleh membuat kueri semua langganan setiap hari.
    • Server Anda tidak boleh membuat kueri status langganan secara dinamis, berdasarkan permintaan individu dari aplikasi Android Anda.

Dengan mengikuti pedoman umum ini, implementasi Anda akan menawarkan performa paling maksimal bagi pengguna.

Kuota

Aplikasi yang menggunakan Google Play Developer API dibatasi kuota penggunaan awal standar sebesar 200.000 permintaan per hari (per aplikasi). Kuota ini seharusnya sudah menyediakan akses yang mencukupi untuk aktivitas publikasi dan keperluan validasi langganan normal.

Jika Anda perlu meminta batasan yang lebih tinggi untuk aplikasi Anda, gunakan link "Minta lebih banyak" pada panel Kuota di Google Developers Console.