Selamat datang di Pratinjau Developer Android 12. Beri kami masukan lebih awal dan sering, serta bantu kami menjadikan Android 12 sebagai rilis terbaik!

Ringkasan Fitur dan API

Android 12 memperkenalkan fitur dan API baru yang hebat bagi para developer. Bagian di bawah ini membantu Anda mempelajari fitur-fitur yang tersedia untuk aplikasi Anda, serta mulai menggunakan API yang terkait.

Untuk melihat daftar mendetail tentang API yang baru, diubah, dan dihapus, baca laporan perbedaan API. Untuk mengetahui detail tentang API baru, kunjungi referensi API Android — API baru ditandai agar lebih mudah dilihat. Selain itu, untuk mempelajari area mana saja dalam aplikasi Anda yang dapat terpengaruh oleh perubahan, baca tentang perubahan perilaku Android 12 untuk aplikasi yang menargetkan Android 12 dan untuk semua aplikasi.

Pengalaman baru

API terpadu untuk menerima konten

Android 12 memperkenalkan API terpadu baru yang memungkinkan Anda menerima konten lengkap dari sumber yang tersedia, seperti papan klip, keyboard, atau tarik lalu lepas.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat API terpadu untuk menerima konten.

Media

Transcoding media yang kompatibel

Android 12 dapat secara otomatis mentranskode video HEVC(H.265) dan HDR (HDR10 dan HDR10+) yang direkam di perangkat menjadi format AVC (H.264), format yang kompatibel dengan berbagai versi pemutar standar. Cara ini memanfaatkan codec modern jika tersedia tanpa mengorbankan kompatibilitas dengan versi aplikasi yang lebih lama.

Lihat transcoding media yang kompatibel untuk mengetahui detail selengkapnya.

Dukungan gambar AVIF

Android 12 memperkenalkan dukungan untuk gambar yang menggunakan Format File Image AV1 (AVIF). AVIF adalah format penampung untuk gambar dan urutan gambar yang dienkode menggunakan AV1. Cara ini memanfaatkan konten berenkode intra-frame dari kompresi video. Proses ini akan meningkatkan kualitas gambar untuk ukuran file yang sama secara signifikan jika dibandingkan dengan format gambar lama, seperti JPEG. Untuk melihat lebih dalam tentang manfaat format ini, lihat postingan blog dari Jake Archibald.

Membuat efek sentuhan dari audio

Aplikasi Android 12 dapat membuat info via sentuhan yang berasal dari sesi audio menggunakan getaran ponsel. Dengan begitu, Anda memiliki kesempatan untuk memberikan pengalaman bermain game dan mendengarkan audio yang lebih imersif. Misalnya, nada dering yang ditingkatkan via sentuhan dapat membantu mengidentifikasi penelepon, atau game mengemudi dapat menyimulasikan nuansa medan yang kasar.

Lihat dokumentasi referensi HapticGenerator untuk mengetahui informasi selengkapnya.

Dukungan ImageDecoder asli untuk WebP dan GIF animasi

Di Android 12, API ImageDecoder NDK telah diperluas untuk mendekode semua data frame dan waktu dari gambar yang menggunakan format file GIF animasi dan WebP. Saat diperkenalkan di Android 11, API ini hanya mendekode gambar pertama dari animasi dalam format ini.

Gunakan ImageDecoder, bukan library pihak ketiga, untuk mengurangi ukuran APK lebih banyak dan dapatkan manfaat dari update selanjutnya yang terkait dengan keamanan dan performa.

Untuk mengetahui detail API selengkapnya, lihat referensi API dan sampel di GitHub.

Keamanan

Verifikasi properti perangkat tersedia di aplikasi non-DPC

Android 12 memperluas rangkaian aplikasi yang dapat memverifikasi properti perangkat yang berada dalam sertifikat pengesahan saat aplikasi ini membuat kunci baru.

Pada Android 9 (API level 28), pemilik kebijakan perangkat (DPO) yang menggunakan Keymaster 4.0 atau yang lebih tinggi dapat memverifikasi properti perangkat di sertifikat pengesahan ini. Mulai Android 12, aplikasi apa pun yang menargetkan Android 12 dapat melakukan verifikasi ini menggunakan metode setDevicePropertiesAttestationIncluded().

Properti perangkat yang dihasilkan mencakup kolom Build berikut:

  • BRAND
  • DEVICE
  • MANUFACTURER
  • MODEL
  • PRODUCT

Konektivitas

Penyempurnaan Wi-Fi Aware (NAN)

Android 12 menambahkan beberapa penyempurnaan pada Wi-Fi Aware:

  • Pada perangkat yang menjalankan Android 12 dan yang lebih tinggi, Anda dapat menggunakan callback onServiceLost() untuk mendapatkan notifikasi saat layanan yang telah ditemukan oleh aplikasi Anda hilang karena layanan berhenti atau keluar dari jangkauan.
  • Cara beberapa jalur data (Jalur Data NAN) yang disiapkan berubah menjadi lebih efisien. Versi sebelumnya menggunakan pesan L2 untuk bertukar informasi pembanding dari pembuat, yang memperkenalkan latensi. Pada perangkat yang menjalankan Android 12 dan yang lebih tinggi, penjawab (server) dapat dikonfigurasi untuk menerima pembanding yang artinya bahwa informasi awal tidak perlu diketahui. Hal ini dapat mempercepat pengumpulan data dan memungkinkan beberapa link titik ke titik hanya dengan satu permintaan jaringan.
  • Pada perangkat yang menjalankan Android 12 dan yang lebih tinggi, Anda dapat memanggil WifiAwareManager.getAvailableAwareResources().untuk mencegah agar framework tidak menolak permintaan penemuan atau sambungan karena resource habis. Dengan nilai hasil metode ini, Anda bisa mendapatkan jumlah jalur data yang tersedia, jumlah sesi publikasi yang tersedia, dan jumlah sesi berlangganan yang tersedia.