Bergabunglah bersama kami di ⁠#Android11: The Beta Launch Show pada tanggal 3 Juni!

Menyimpan file di penyimpanan perangkat

Android menggunakan sistem file yang serupa dengan sistem file berbasis disk pada platform lain. Tutorial ini menjelaskan cara bekerja dengan sistem file Android untuk membaca dan menulis file menggunakan File API.

Objek File dapat digunakan untuk membaca atau menulis data dalam jumlah besar dengan urutan mulai-hingga-selesai tanpa melewatkan apa pun. Contohnya, objek ini cocok untuk file gambar atau apa saja yang dibagikan/didapatkan melalui jaringan.

Lokasi persis penyimpanan yang dapat digunakan untuk file Anda berbeda-beda di setiap perangkat; gunakan metode yang dijelaskan di halaman ini untuk mengakses lokasi penyimpanan internal dan eksternal, bukan menggunakan lokasi file tetap.

Untuk menampilkan file di perangkat, Anda dapat mencatat lokasi file yang diberikan oleh metode seperti File.getAbsolutePath(), kemudian menjelajahi file perangkat dengan Device File Explorer dari Android Studio.

Memilih penyimpanan internal atau eksternal

Semua perangkat Android memiliki dua area penyimpanan file: penyimpanan internal dan penyimpanan eksternal. Nama ini diberikan pada masa-masa awal Android, ketika sebagian besar perangkat menawarkan memori bawaan non-volatile (penyimpanan internal), ditambah media penyimpanan yang dapat dilepas, seperti kartu micro SD (penyimpanan eksternal). Sekarang, banyak perangkat yang membagi ruang penyimpanan permanennya menjadi partisi "internal" dan "eksternal" terpisah. Jadi, meskipun tanpa media penyimpanan yang dapat dilepas, kedua ruang penyimpanan ini akan selalu ada, dan perilaku API akan tetap sama terlepas apakah penyimpanan eksternalnya dapat dilepas atau tidak.

Karena terdapat kemungkinan penyimpanan eksternal akan dilepas, ada beberapa perbedaan di antara kedua opsi tersebut seperti berikut.

Penyimpanan internal:

  • Selalu tersedia.
  • File yang disimpan di sini hanya dapat diakses oleh aplikasi Anda.
  • Ketika pengguna meng-uninstal aplikasi, sistem akan menghapus semua file aplikasi Anda dari penyimpanan internal.

Penyimpanan internal adalah pilihan yang tepat jika Anda ingin memastikan file tidak dapat diakses oleh pengguna maupun aplikasi lain.

Penyimpanan eksternal:

  • Tidak selalu tersedia karena pengguna dapat memasangnya sebagai penyimpanan USB dan terkadang melepasnya dari perangkat.
  • Dapat dibaca secara global sehingga file yang disimpan di sini dapat dibaca tanpa memerlukan izin dari Anda.
  • Ketika pengguna meng-uninstal aplikasi, sistem hanya akan menghapus file aplikasi dari penyimpanan ini jika Anda menyimpannya dalam direktori dari getExternalFilesDir().

Penyimpanan eksternal tepat untuk file yang tidak memerlukan batasan akses, yang ingin Anda gunakan bersama aplikasi lain, atau file yang boleh diakses pengguna melalui komputer.

Catatan: Meskipun secara default aplikasi akan diinstal ke penyimpanan internal, Anda dapat mengizinkan aplikasi untuk diinstal di penyimpanan eksternal dengan menetapkan atribut android:installLocation dalam manifes. Pengguna akan lebih memilih opsi ini jika ukuran APK Anda sangat besar dan mereka memiliki ruang penyimpanan eksternal yang lebih besar daripada penyimpanan internalnya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Lokasi Penginstalan Aplikasi.

Referensi lainnya

Untuk informasi selengkapnya tentang cara menyimpan file ke penyimpanan perangkat, lihat referensi berikut ini.

Codelab