Perangkat ChromeOS, seperti Chromebook, menyediakan lingkungan unik seperti desktop untuk aplikasi Android. Pengguna mengharapkan aplikasi berperilaku seperti aplikasi desktop, dengan jendela yang dapat diubah ukurannya, dukungan keyboard dan mouse yang canggih, serta tata letak yang meningkatkan produktivitas.
Pertimbangan utama untuk ChromeOS
- Penampilan jendela desktop: Aplikasi di ChromeOS biasanya berjalan di jendela bentuk bebas yang dapat diubah ukurannya, dimaksimalkan, atau disusun. Gunakan class ukuran jendela untuk memastikan aplikasi Anda menyesuaikan tata letaknya dengan lancar saat dimensi jendela berubah.
- Input keyboard dan mouse: Tidak seperti perangkat yang mengutamakan sentuhan, ChromeOS berfokus pada input fisik. Pastikan aplikasi Anda mendukung:
- Pintasan keyboard: Tindakan umum (seperti Ctrl+C/V) dan pintasan khusus aplikasi.
- Interaksi mouse: Menu konteks klik kanan, dukungan roda scroll, dan status pengarahan kursor untuk elemen interaktif.
- Layar bawaan: Layar Chromebook sering kali lebih besar daripada tablet. Manfaatkan ruang ini dengan menggunakan tata letak multipanel dan komponen navigasi yang diperluas.
- Layar eksternal: Banyak pengguna ChromeOS menghubungkan perangkat mereka ke monitor eksternal. Mendukung layar terhubung untuk memberikan pengalaman multi-layar yang lancar.
Strategi adaptasi
- Mengoptimalkan produktivitas: Terapkan tata letak kanonis seperti list-detail untuk menampilkan lebih banyak informasi di layar ChromeOS yang besar, sehingga mengurangi kebutuhan akan transisi layar yang sering.
- Menangani perubahan konfigurasi: Pastikan aplikasi Anda mempertahankan status selama pengubahan ukuran jendela untuk mencegah kehilangan data atau reset UI.
- Memperbaiki navigasi: Gunakan
NavigationSuiteScaffolduntuk otomatis beralih ke kolom samping atau panel navigasi saat jendela aplikasi diperluas di layar desktop.
Pelajari lebih lanjut
Untuk panduan pengembangan ChromeOS, lihat Perangkat ChromeOS.