Ringkasan toast

Toast memberikan masukan singkat tentang operasi dalam pop-up kecil. Pop-up ini hanya memenuhi ruang yang diperlukan agar pesan dan aktivitas saat ini tetap terlihat dan interaktif. Toast otomatis menghilang setelah waktu tunggu.

Misalnya, mengeklik Kirim di email akan memicu toast "Mengirimkan pesan...", seperti ditampilkan di screenshot berikut:

Alternatif selain menggunakan toast

Jika aplikasi berada di latar depan, sebaiknya gunakan snackbar, bukan menggunakan toast. Snackbar menyertakan opsi yang dapat ditindaklanjuti pengguna, yang dapat memberikan pengalaman penggunaan aplikasi yang lebih baik.

Jika aplikasi berada di latar belakang, dan Anda ingin pengguna melakukan beberapa tindakan, gunakan notifikasi.

Membuat instance objek Toast

Gunakan metode makeText(), yang menggunakan parameter berikut:

  1. Context aplikasi.
  2. Teks yang akan muncul kepada pengguna.
  3. Durasi saat toast harus tetap di layar.

Metode makeText() menampilkan objek Toast yang diinisialisasi dengan benar.

Menampilkan toast

Untuk menampilkan toast, panggil metode show(), seperti yang ditunjukkan dalam contoh berikut:

Kotlin

val text = "Hello toast!"
val duration = Toast.LENGTH_SHORT

val toast = Toast.makeText(applicationContext, text, duration)
toast.show()

Java

Context context = getApplicationContext();
CharSequence text = "Hello toast!";
int duration = Toast.LENGTH_SHORT;

Toast toast = Toast.makeText(context, text, duration);
toast.show();

Membuat rantai panggilan metode toast

Anda dapat membuat rantai metode agar objek Toast tidak ditampilkan secara terus-menerus, seperti yang ditampilkan dalam cuplikan kode berikut:

Kotlin

Toast.makeText(context, text, duration).show()

Java

Toast.makeText(context, text, duration).show();