Google berkomitmen untuk mendorong terwujudnya keadilan ras bagi komunitas Kulit Hitam. Lihat caranya.

Panduan Pengujian Android 6.0

Android 6.0 memberi Anda kesempatan untuk memastikan aplikasi bekerja pada platform versi berikutnya. Pratinjau ini berisi beberapa API dan perubahan perilaku yang bisa memengaruhi aplikasi Anda, seperti yang dijelaskan dalam Ringkasan API dan Perubahan Perilaku. Dalam menguji aplikasi dengan pratinjau, ada beberapa perubahan sistem spesifik yang harus Anda fokuskan untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalaman yang bagus.

Panduan ini menjelaskan apa dan bagaimana menguji fitur pratinjau dengan aplikasi Anda. Anda harus memprioritaskan pengujian fitur pratinjau spesifik ini, dikarenakan pengaruhnya yang besar pada perilaku aplikasi:

Izin Pengujian

Model Izin yang baru mengubah cara alokasi izin untuk aplikasi Anda oleh pengguna. Sebagai ganti memberikan semua izin selama prosedur pemasangan, aplikasi Anda harus meminta izin kepada pengguna secara individual pada waktu proses. Bagi pengguna, perilaku ini memberi kontrol yang lebih detail atas setiap aktivitas aplikasi, juga konteks yang lebih baik untuk memahami sebab aplikasi meminta izin tertentu. Pengguna bisa memberi atau mencabut izin yang diberikan pada suatu aplikasi secara individual kapan saja. Fitur pratinjau ini kemungkinan besar memengaruhi perilaku aplikasi Anda dan mungkin menghambat fungsi beberapa fitur aplikasi, atau mungkin mengurangi kualitas kerjanya.

Perubahan ini memengaruhi semua aplikasi yang berjalan di platform baru, bahkan aplikasi yang tidak menargetkan versi platform baru. Platform ini memberikan perilaku kompatibilitas terbatas untuk aplikasi lawas, namun Anda harus mulai merencanakan migrasi aplikasi ke model izin baru sekarang juga, dengan tujuan mempublikasikan versi aplikasi yang telah diperbarui saat peluncuran platform secara resmi.

Tip pengujian

Gunakan tip berikut untuk membantu Anda merencanakan dan menjalankan pengujian aplikasi dengan perilaku izin yang baru.

  • Identifikasi izin aplikasi Anda saat ini dan jalur kode terkait.
  • Uji alur pengguna pada semua layanan dan data yang dilindungi izin.
  • Uji dengan beragam kombinasi izin yang diberikan/dicabut.
  • Gunakan alat bantu adb untuk mengelola izin dari baris perintah:
    • Cantumkan daftar izin dan status berdasarkan grup:
      adb shell pm list permissions -d -g
    • Beri atau cabut satu atau beberapa izin menggunakan sintaks berikut:
      adb shell pm [grant|revoke] <permission.name> ...
  • Analisis aplikasi Anda untuk layanan yang menggunakan izin.

Strategi pengujian

Perubahan izin memengaruhi struktur dan desain aplikasi Anda, begitu juga pengalaman pengguna dan alur yang disediakan untuk pengguna. Anda harus menilai penggunaan izin aplikasi saat ini dan mulai merencanakan alur baru yang ingin ditawarkan. Rilis platform resmi menyediakan perilaku kompatibilitas, namun Anda harus merencanakan pembaruan aplikasi dan tidak bergantung pada perilaku ini.

Identifikasi izin yang sebenarnya diperlukan dan digunakan aplikasi Anda, kemudian temukan beragam jalur kode yang menggunakan layanan yang dilindungi izin. Anda bisa melakukannya melalui kombinasi pengujian pada platform baru dan analisis kode. Dalam pengujian, Anda harus fokus pada pemilihan izin waktu proses dengan mengubah targetSdkVersion aplikasi ke versi pratinjau. Untuk informasi selengkapnya, lihat Mempersiapkan Android N SDK.

Uji dengan beragam kombinasi izin yang dicabut dan ditambahkan, untuk menyoroti alur pengguna yang bergantung pada izin. Jika dependensi tidak jelas atau logis, Anda harus mempertimbangkan optimalisasi atau membagi-bagi alur tersebut untuk menghilangkan dependensi atau menjelaskan alasan diperlukannya izin.

Untuk informasi selengkapnya mengenai perilaku izin waktu proses, pengujian, dan praktik terbaik, lihat laman pratinjau Izin developer.

Menguji Istirahatkan dan Aplikasi Siaga

Fitur penghematan daya Istirahatkan dan Aplikasi Siaga membatasi jumlah pemrosesan latar belakang yang bisa dilakukan aplikasi Anda saat perangkat dalam keadaan diam atau saat aplikasi sedang tidak fokus. Pembatasan yang dapat diberlakukan oleh sistem pada aplikasi termasuk akses jaringan terbatas atau tidak ada, tugas latar belakang yang ditangguhkan, Notifikasi yang ditangguhkan, permintaan membangunkan yang diabaikan, dan alarm. Untuk memastikan aplikasi berperilaku dengan benar pada optimalisasi penghematan daya ini, Anda harus menguji aplikasi dengan menyimulasikan keadaan baterai yang sedang tinggal sedikit.

Menguji aplikasi Anda dengan Istirahatkan

Untuk menguji Istirahatkan dengan aplikasi Anda:

  1. Konfigurasilah perangkat keras atau perangkat virtual dengan citra sistem Android N.
  2. Hubungkan perangkat ke mesin development lalu pasang aplikasi Anda.
  3. Jalankan aplikasi Anda dan biarkan aktif.
  4. Simulasikan perangkat yang sedang masuk ke dalam mode Istirahatkan dengan menjalankan perintah berikut:
    $ adb shell dumpsys battery unplug
    $ adb shell dumpsys deviceidle step
    $ adb shell dumpsys deviceidle -h
    
  5. Amati perilaku aplikasi Anda saat perangkat diaktifkan kembali. Pastikan aplikasi pulih dengan baik saat perangkat keluar dari Istirahatkan.

Menguji aplikasi dengan Aplikasi Siaga

Untuk menguji mode Aplikasi Siaga dengan aplikasi Anda:

  1. Konfigurasilah perangkat keras atau perangkat virtual dengan citra sistem Android N.
  2. Hubungkan perangkat ke mesin development lalu pasang aplikasi Anda.
  3. Jalankan aplikasi Anda dan biarkan aktif.
  4. Simulasikan aplikasi yang sedang masuk ke dalam mode siaga dengan menjalankan perintah berikut:
    $ adb shell am broadcast -a android.os.action.DISCHARGING
    $ adb shell am set-idle <packageName> true
    
  5. Simulasikan membangunkan aplikasi Anda menggunakan perintah berikut:
    $ adb shell am set-idle <packageName> false
  6. Amati perilaku aplikasi Anda saat dibangunkan. Pastikan aplikasi pulih dengan baik dari mode siaga. Secara khusus, Anda harus memeriksa apakah Notifikasi aplikasi dan tugas latar belakang tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Auto Backup For Apps dan Identifier Perangkat Spesifik

Jika aplikasi Anda mempertahankan identifier perangkat spesifik, seperti ID pendaftaran Google Cloud Messaging, dalam storage internal, pastikan mengikuti praktik terbaik untuk mengecualikan lokasi storage dari pencadangan otomatis, seperti yang dijelaskan dalam Auto Backup For Apps.