Ikuti serangkaian webinar gratis untuk membantu mengembangkan bisnis Anda di Google Play. Daftar sekarang

Menggunakan laporan pra-peluncuran, fitur Firebase, dan Android vitals untuk menyempurnakan aplikasi Anda

  • Luncurkan
  • Uji
  • Kembangkan

Bisnis aplikasi Anda bergantung pada penayangan aplikasi berkualitas tinggi. Dan untuk mencapai kualitas ini, Anda harus menguji aplikasi di berbagai perangkat. Laporan pra-peluncuran menggunakan pengujian yang diotomatiskan pada perangkat aktual yang dapat mengidentifikasi masalah tata letak, memberikan diagnostik error, menemukan kerentanan keamanan, dan lain-lain. Anda kemudian dapat menjalankan pengujian kustom menggunakan Firebase Test Lab, mendapatkan detail tentang error di aplikasi Anda dari Firebase Crashlytics, dan menggunakan Android vitals untuk menelusuri masalah kualitas secara lebih mendalam.

Mengapa cara ini berhasil

Mengidentifikasi area mana yang bermasalah dalam aplikasi akan memastikan Anda memberikan kualitas yang paling baik kepada pengguna saat peluncuran. Dengan memperbaiki masalah secepatnya, Anda pun dapat menghindari ulasan negatif (terutama jika sering merespons untuk memberi tahu pengguna bahwa masalah telah diperbaiki). Anda juga akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna baru, yang akan menghasilkan rating dan ulasan yang lebih baik.

Fitur

  • Laporan pra-peluncuran: Merangkum masalah yang ditemukan di aplikasi yang Anda upload ke track pengujian tertutup default. Aplikasi ini diuji secara otomatis terhadap masalah stabilitas, performa, kompatibilitas, tampilan, dan aksesibilitas, serta kerentanan keamanan, pada berbagai perangkat di Firebase Test Lab.

    Saat masalah ditemukan, laporan akan memberikan detail untuk membantu Anda mengatasinya, termasuk pelacakan tumpukan dan (jika relevan) screenshot atau pemutaran ulang video dari layar yang di-crawl. Jika error yang terdeteksi dalam laporan juga ditemukan di Android vitals, sebuah link akan dibuat sehingga Anda dapat melihat informasi tentang dampak error tersebut untuk memprioritaskan perbaikan error. Selain itu, cari tahu masalah aksesibilitas yang harus Anda perbaiki.

  • Pengujian kustom menggunakan Firebase Test Lab: Catat kerusakan selama proses pengembangan dengan menjalankan pengujian menggunakan script di aplikasi Anda.
  • Firebase Crashlytics: Dapatkan laporan mendetail tentang error di aplikasi Anda. Error dikelompokkan menjadi kluster dengan pelacakan tumpukan yang serupa dan diprioritaskan menurut keparahan dampaknya terhadap pengguna. Selain menerima laporan otomatis, Anda juga dapat membuat log peristiwa khusus untuk membantu mengetahui langkah yang menyebabkan error.
  • Android vitals: Dapatkan metrik performa aplikasi untuk stabilitas, daya, jank, waktu mulai, dan penolakan izin. Gunakan metrik ini untuk mengidentifikasi dan memperbaiki perilaku buruk aplikasi sehingga aplikasi Anda tetap memberikan pengalaman pengguna yang baik.

Praktik Terbaik

  • Gunakan track pengujian tertutup dan track pengujian terbuka default untuk menjalankan laporan pra-peluncuran. Track tertutup tambahan yang Anda buat tidak akan menerima laporan pra-peluncuran.
  • Pantau progres dengan membandingkan build. Sebagai bagian dari laporan pra-peluncuran, tab Error menampilkan diagram dengan kompatibilitas aplikasi Anda yang dibandingkan dengan build sebelumnya. Setiap batang pada laporan mewakili build aplikasi yang baru diuji di track pengujian terbuka atau tertutup, beserta jumlah peluncuran yang berhasil dan gagal yang ditemukan selama pengujian.
  • Periksa bagaimana aplikasi Anda berjalan di berbagai versi Android, dan khususnya pada versi terbaru. Dengan laporan pra-peluncuran, di dekat bagian bawah tab Error aplikasi, Anda dapat melihat laporan yang menampilkan perangkat pengujian dan versi Android perangkat dengan ikon merah yang menunjukkan apakah aplikasi mengalami masalah pengujian.
  • Temukan masalah tata letak. Screenshot di tiap ringkasan pengujian memungkinkan Anda melihat tampilan aplikasi di berbagai perangkat uji dan dalam berbagai versi Android, bahasa, dan resolusi layar.
  • Pertimbangkan untuk mengupload versi lain aplikasi Anda. Pengujian mungkin menunjukkan 'perangkat tidak tersedia' dalam hasilnya meskipun aplikasi Anda kompatibel dengan perangkat tersebut. Upload versi lain aplikasi ke track pengujian tertutup atau terbuka untuk memastikan aplikasi berfungsi di semua perangkat.
  • Identifikasi kerentanan keamanan. Kerentanan keamanan yang diketahui akan ditandai, sehingga Anda dapat bertindak untuk memastikan aplikasi aman bagi pengguna. Laporan ini bahkan memindai masalah pada library pihak ketiga. Nama dan deskripsi kerentanan keamanan yang ditemukan di APK Anda disertakan dalam laporan pra-peluncuran untuk setiap pengujian.
  • Identifikasi penggunaan API yang tidak didukung (non-SDK). Dimulai di Android 9 (API level 28), pembatasan telah diterapkan pada penggunaan antarmuka yang tidak berada dalam Android SDK publik. Tab Stabilitas dalam laporan pra-peluncuran menunjukkan antarmuka platform tidak didukung yang terdeteksi oleh Android vitals untuk aplikasi Anda, dikategorikan menurut tingkat keparahan agar Anda dapat menetapkan prioritas perbaikan. Setidaknya satu pelacakan tumpukan ditampilkan untuk setiap antarmuka agar Anda dapat menemukan tempat API dipanggil.
  • Hapus persyaratan lokasi. Aplikasi Anda mungkin memiliki ketergantungan pada geolokasi yang mungkin tidak terpenuhi oleh lokasi perangkat pengujian. Jika demikian, publikasikan aplikasi ke track pengujian tertutup atau terbuka yang menghapus persyaratan lokasi, khususnya jika aplikasi memiliki batasan konten berdasarkan negara.
  • Sematkan data yang ingin disertakan dalam pengujian. Jika Anda ingin menjalankan pengujian pada aplikasi dengan data yang dimuat sebelumnya, publikasikan versi aplikasi ke track pengujian tertutup atau terbuka dengan file media yang disematkan di aplikasi.
  • Nonaktifkan layanan pemberian (hak) lisensi Google Play. Jika aplikasi Anda belum mencapai track produksi, publikasikan sebuah versi ke track pengujian tertutup dengan layanan pemberian lisensi Google Play yang dinonaktifkan untuk memastikan aplikasi Anda mengidentifikasi pengguna perangkat pengujian dengan benar. Jika tidak, Anda akan mendapatkan hasil pengujian yang terbatas.
  • Uji dari balik login. Jika aplikasi Anda menyertakan layar login, pertimbangkan untuk memberikan kredensial yang merepresentasikan akun pengujian ke Android vitals. Dengan demikian, pengujian dapat berjalan sepenuhnya sehingga Anda dapat lebih memahami performa aplikasi di berbagai perangkat yang paling populer.
  • Buat demo loop untuk menguji tindakan yang telah ditentukan dalam game. Demo loop akan menyesuaikan laporan pra-peluncuran untuk pengujian alur game karena crawler standar tidak mendukung OpenGL. Untuk game yang dibuat menggunakan OpenGL, publikasikan versi game dengan demo loop ke track pengujian tertutup atau terbuka.
  • Kontrol pengujian lebih jauh dan pastikan fitur-fitur penting juga diuji. Siapkan skrip pengujian Robo untuk melakukan tindakan yang spesifik. Rekam pengujian di Android Studio dengan Espresso Test Recorder, lalu muat ke setelan laporan pra-peluncuran aplikasi. Crawler pengujian kemudian menjalankan skrip dan menyertakan hasilnya dalam laporan.
  • Identifikasi deep link. Tambahkan deep link aplikasi ke setelan laporan pra-peluncuran dan crawler pengujian akan menerapkannya dalam pengujian.
  • Tinjau ringkasan pengujian untuk mengetahui error aksesibilitas, peringatan, dan masalah kecil. Selama pengujian, masalah aksesibilitas akan ditandai. Periksa tab Aksesibilitas laporan untuk melihat kluster layar yang mengidentifikasi tempat masalah ditemukan di aplikasi Anda. Selain itu, pelajari cara menggunakan Accessibility Scanner untuk mengidentifikasi saran aksesibilitas.